Persoalan Cabor Diperlakukan Seperti Pengemis, Sejumlah Cabor Laporkan kepemimpinan Ketua Koni Labuhanbatu

0
536

SIMANTAB. COM, Labuhanbatu –Kabar yang berhendus bahwa akan dilakukannya sejumlah Cabang Olahraga (Cabor)  Mosi tak percaya terhadap Kepemimpinan Ali Akbar Hasibuan (foto)  selaku Ketua Koni Labuhanbatu bukan kabar burung, melainkan benar adanya.

Hal itu dikatakan Sapar selaku  Ketua Harian Cabor Tenis Meja ditanya sekaitakan isu yang beredar.

“Itu bukan isu, melainkan itu benar. Saat mengantarkan Mosi tak percaya itu salah satunya saya yang langsung ikut mengantarkan,”Kata Sapar,  Sabtu (5/5/2018) pada Simantab. Com.

Dari, lanjut sapar, 22 Cabor yang ada, 17 Cabor telah menandatangani Mosi tak percaya atas kepemimpinan Ali Akbar Hasibuan, salah satunya yakni Cabor Tenis meja.

“Sudah kita laporkan atas Mosi tak percaya kita ke Koni Provinsi yang diterima langsung Ketua Bidang Prestasi yaitu bapak Frop Agung Suwarno,”Bilang Sapar.

Baca:http://simantab.com/blog/2018/04/21/beredar-isu-ketua-koni-labuhanbatu-bakal-diganti-sejumlah-cabor-buat-mosi-tak-percaya/

Dalam mosi tak percaya yang kita laporkan, berendus kabar bahwa Ali Akbar mulai seperti cacing kepanasan, sebab dari beberapa cabor yang menandatangani mosi tak percaya Ali meminta beberapa Cabor untuk menariknya kembali.

“Wajar saja kita lakukan itu, kenapa? Macam pengemis saja kita dibuatnya untuk meminta anggaran kekoni. Uang yang kita minta bukan mau kita bendut sendiri, melainkan memajukan cabor yang kita pimpin.

“Bukan ngak banyak anggaran di Koni itu Dah, selain dari APBD,  P, Koni juga mendapat, kalau tak silap mencapai 1 M lebih untuk anggaran Koni. Degan banyaknya anggaran seperti itu mau buat apa kalau tidak memajukan olahraga?.Aku akui memang saat pemilihan Ketua kala itu Cabor kami tak memilih dia, tapi kalau gara-gara itu dia dendam degan tak memberikan anggaran kecabor kami itukan tidak pantas saya rasa, “Ungkap Sapar.

Kedepannya jika laporan yang kami berikan kekoni provinsi ditindak lanjuti sebagaimana harapan kami.Untuk menjadi ketua Koni Labuhanbatu terpilih nantinya kiranya tidak ada unsur dendam seperti yang kami alami ini.

“Kita berharap seperti itu, siapapun pilihannya menang atau kalah kita harap bukan dipersoalkan masalah itu, melainkan sama-sama memajukan Olahraga, “Cetusnya.

Sementar itu diminta Tanggapan Dr Fredy Simangunsong mengesalkan jika dasar dendam tidak diberikannya anggaran terhadap cabor.

“Saya orangnya netral saja, tapi kalau hanya gara-gara tidak memilih kala itu saat pemilihan ketua degan tidak memberikan anggaran,saya rasa itu tidak pantas, “Sebut Fredy sembari meniggalkan Wartawan.

Sedangkan Ketua Koni Labuhanbatu Ali Akbar Hasibuan hingga saat ini belum dapat dikonfirmasi Wartawan. (Abi). 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.