‘Pesta’ Ganja di Perumnas Batu VI Dibubarkan Polisi

0
385
para pelaku menunjukan barang bukti narkoba jenis ganja saat berada di Mapolsek Bangun, (Simantab.com)

SIMANTAB.COM, Bangun – 8 orang diamankan personel Polsek Bangun karena ketangkap sedang melakukan ‘pesta’ ganja di Jalan Akasia Raya No. 19 Huta Sidorejo, Nagori Sitalasari, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun tepatnya di warung tuak milik Manuntun Saragih.

Kini para pelaku sudah digelandang ke Polsek Bangun untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, diantara 8 pelaku, salah satu pelaku yang diamankan seorang perempuan. Penangkapan terjadi pada Sabtu (27/08/2016) sekira pukul 21.15 WIB.

Para pelaku yakni, Rista boru Silalahi (42) warga Jalan Akasia Raya No. 19, Huta Sidorejo, Nagori Sitalasari, Kecamatan Siantar, Manuntun Saragih (52) warga Jalan Akasia Raya No. 19 Huta Sidorejo, Nagori Sitalasari, Kecamatan Siantar, Rindi Sudrajad (22)warga Huta Sidorejo, Nagori Sitalasari, Kecamatan Siantar, Ilham (38) warga Jalan Sawo, No. 36 Nagori Sitalasari, Kecamatan Siantar, Roni Purba (28) warga Jalan Angsana Raya No. 20, Nagori Nusaharapan, Kecamatan Siantar, Rudi Simanjuntak (30) warga Huta Janji Matogu, Nagori Laras Dua, Kecamatan Siantar, Paul Cristoper Rumahorbo (33) warga Simpang Kalang, Jalan Asahan Kilometer IV, Nagori Dolok Marlawan, Kecamatan Siantar, Hengky Silaen (30) warga Jalan Semangka No. 03, Nagori Sitalasari, Kecamatan Siantar.

Dari para pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa 4 batang puntungan rokok yang diduga telah dicampur dengan daun ganja, satu buah kotak teperwer warna hijau transparan yang berisikan 24 bungkus kecil kertas nasi warma coklat diduga daun ganja, dua bungkus kecil kertas koran yang berisi diduga daun ganja, satu buah kotak sepatu merk PRO ATT warna merah hijau yang berisikan 3 buah gunting dan 20 lembar potongan kertas nasi warna coklat dan 30 lembar potongan kertas koran, satu buah tas terbuat dari kertas warna merah dan putih merek Toyota yang berisikan 1 bungkus besar kertas koran yang bersikan diduga batang ganja, uang kertas sejumlah Rp 1 Juta dengan rician pecanan Rp 50 ribu sebanyak 7 embar, pecahan Rp 20 ribu10 lembar, pecahan Rp 10 ribu 43 lembar, pecahan Rp 5 ribu 4 lembar, 1 buah Hand Phone merek Samsung warna putih dan 1 satu buah mancis warna ungu.

Penangkapan berawal dari adanya informasi dari masyarakat bahwa di warung tuak tersebut sering terjadi pesta narkoba jenis ganja, pihak kepolisian yang mendapatkan informasi itu langsung turun ke lokasi yang dimaksud dan melihat para pelaku tengah asik menghisap ganja.

Saat melihat kedatangan polisi, para pelaku berusaha menghindar dan membuang barang bukti ke bawah meja. Namun, polisi yang melihat kejadian tersebut langsung mengamankan para pelaku bersama barang bukti. “Para pelaku sempat membuang rokok berisi ganja dan menginjaknya, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap puntungan rokok tersebut, Puntungan rokok itu diduga kuat telah dicampur dengan daun ganja dan karena ditemukannya barang bukti tersebut, kuat dugaan bahwa barang barang tersebut berasal dari sipemilik warung,” ungkap Iptu Juni, Kanit Serse Polsek Bangun.

Setelah ditemukan barang bukti, kemudian pihakya memanggil pangulu setempat dan melakukan penggeledahan ke rumah tempat tinggal Manuntun Saragih yang bersebelahan dengan warungnya dan setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti lainnya, yakni 1 buah kotak teperwer warna hijau transparan yang berisikan 24 bungkus kecil kertas nasi warna coklat diduga daun ganja, 2 bungkus kecil kertas koran yang berisi diduga daun ganja, 1 buah kotak sepatu merk PRO ATT warna merah hijau yang berisikan 3 buah gunting dan 20 lembar potongan kertas nasi warna coklat dan 30 lembar potongan kertas koran, 1 buah tas terbuat dari kertas warna merah dan putih merek Toyota yang berisikan 1 bungkus besar kertas koran yang berisikan diduga batang ganja, uang kertas sejumlah Rp 1 juta.

“Kita masih melakukan penyelidikan terhadap pemilik warung dan kita masih melakukan pengembangan atas kasus ini, kuat dugaan selain menjajakan tuak, pelaku juga menjadi bandar narkoba, istri pelaku juga kita amankan,” katanya.

# Honorer DPRD Siantar Juga Diciduk

Dari 8 pelaku penyalahgunaan narkoba, polisi mengamankan satu orang tenaga honorer DPRD Siantar, pelaku yang diketahui bernama Ilham tersebut diamankan saat menghisap ganja di warung milik Manuntun Saragih. Selain mengamankan Ilham, petugas juga mengamankan pelaku yang menderita tuna wicara. “Iya, salah satu pelaku (Ilham, red) memang tenaga honor DPRD Kota Siantar, dan satu orang lainnya (Hengky Silaen, red) yang menderita tuna wicara,” kata Iptu Juni. (Jerry/lud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.