PKS Rapi Tehnik Abaikan Himbauan Bupati Simalungun

0
147

SIMANTAB.COM, Syahkuda Bayu – CV Rapi Tehnik yang berada di Jalan Asahan, Kilometer 18, Nagori Pamatang Asilom, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, tak menghiraukan himbauan Bupati Simalungun atas tindakan membuang limbah hasil pengolahan kelapa sawit di Sungai Bah Bolon.

Pangulu Syahkuda Bayu, Suyetno mengatakan permasalahan yang merugikan masyarakat atas tindakan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) CV Rapi Tehnik yang membuang limbah ke sungai sudah disampaikan kepada Bupati Simalungun JR Saragih. Dan, Bupati sendiri sudah berbicara langsung kepada pengusaha pabrik agar menertibkan pengolahan limbah mereka.

Sungai Bah Bolon dan limbah saat malam hari PKS RAPI TEKHNIK buang Limbah
Sungai Bah Bolon dan limbah saat malam hari PKS RAPI TEKHNIK buang Limbah

“Waktu itu bertepatan dengan acara peletakan batu pertama rumah dinas, saya bersama petani ikan datang dan langsung melaporkan apa yang terjadi. Waktu itu, Bupati langsung berbicara dengan pengusaha melalui handphone milik Kepala BLH Simalungun agar ditertibkan pengolahan limbah mereka. Dan si pengusaha berjanji akan menyelesaikannya secepatny,” ungkapnya.

Dilanjutkan pangulu yang baru dilantik ini, beberapa hari setelah Bupati Simalungun berbicara dengan pengusaha, perwakilan dari pengusaha yakni menejer mengajak pangulu dan masyarakat petani ikan bertemu di salah satu rumah makan di Jalan Asahan Kecamatan Siantar. “Menejer bilang permasalahan akan selesai selama seminggu, tapi nyatanya permasalahan hanya berhenti seminggu dan kembali berlanjut hingga petani mengalami kerugian akibat limbah yang dibuang ke sungai,” kata panglu tiga periode ini.

Bahkan, tindakan limbah yang dibuang semakin parah, hingga petani mengalami kerugian cukup besar saat pengusaha membuang limbah ke Sungai Bah Bolon. “Asal mereka membuang limbah, ikan petani banyak mati. Tak tanggung berton-ton ikan mati akibat limbah yang mereka buang. Padahal saya berencana untuk memberikan pelatihan kepada petani ikan agar mereka berhasil,” terangnya kepada Simantab.com Sabtu (01/10/2016) pagi.

Selain itu, masyarakat juga sudah melakukan investigasi mengenai tindakan perusahaan yang membuang limbah. “Lengkap data kita (masyarakat, red) ada bukti foto, vidio dan lainnya,” tutupnya. (Lud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.