Plts Kepala BLH Kebersihan Kebingungan Ditatar Dewan

0
221
Plts Kepala BLH Kebersihan Kebingungan Ditatar Dewan

SIMANTAB.COM, Pematangsiantar – Plts Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan kebingungan saat melaksanakan rapat komisi dengan DPRD Pematangsiantar, Selasa (17/01/2017) sore di Kantor Komisi III, DPRD Pematangsiantar.

Bingungnya pelaksana tugas sementara itu terkait pertanyaan Anggota Komisi III mengenai pencapaian target PAD kebersihan Kota Pematangsiantar yang selama ini target tidak pernah tercapai. Sejumlah anggota komisi seperti Bungaran Sitanggang, Ronal Tampubolon dan Hendra Pardede mencecar Kepala BLH dan Kebersihan itu.

Bungaran mempertanyakan bagaimana mekanisme perhitungan target PAD keberasihan pada Tahun 2017 ini. Dimana target PAD dinas yang baru dileburkan itu pada Tahun 2017 sekitar Rp 1,8 Miliar. “Saya ingin bertanya, bagaimana mekanisme perhitungan target PAD ini,” kata Bungaran.

Pertanyaan itu sempat tidak bisa dijawab Eddi Noah yang baru menjabat sebagai Plts Kepala BLH dan Kebersihan itu. Terlihat Eddi beberapa kali menanyakan hal itu kepada staf Kebersihan yang duduk di sebelahnya dan dibelakangnya.

Setelah beberapa menit tak ada jawaban, akhirnya Eddi mengarahkan kepada stafnya yang duduk di sebelahnya. “Biar lebih jelas, staf saya yang akan menjawab,” kata Eddi.

Plts Kepala BLH Kebersihan Kebingungan Ditatar Dewan

Staf yang duduk di sebelahnya mengatakan perkiraan target PAD kebersihan untuk tahun 2017 diambil dari perkiraan tahun sebelumnya. “Mekanisme seperti perkiraan tahun lalu,” kata staf itu.

Lagi-lagi jawaban yang diberikan tidak memuaskan Anggota Komisi III yang hadir. Ronal juga bertanya bagaimana bisa perhitungan dilakukan dengan perhitungan tahun lalu sememtara pada tahun lalu pencapaian target PAD kebersihan tidak tercapai.

“Tahun lalu saja target juga Rp 1,8 miliar, pencapaian target hanya Rp 1,3 miliar, bagaiamana mau bercermin pada tahun lalu, sementara target tak tercapai,” kata Ronal.

Mengenai hal itu, Plts Kepala BLH dan Kebersihan Pematangsiantar kembali bingung menjawab hingga suasana hening kembali terjadi, namun kali ini keheningan cukup lama hingga Frengki Boy Saragih menanyakan berapa jumlah pelanggan kebersihan yang dikenakan tarif tertinggi hingga terendah.

Akhirnya, staf dari BLH dan Kebersihan memberikan kertas berisi jumlah seluruh pelanggan kebersihan dari tarif tertinggi hingga terendah yang berada di Kota Pematangsiantar.

“Sampai saat ini, perhitungan pada Tahun 2016 jumlah pelanggan kita ada 41.171 pelanggan,” kata stafnya Eddi.

Kemudian, Bungaran kembali bertanya, apakah jumlah pelanggan sudah disingkronkan dengan jumlah pelanggan PDAM. Sementara dari data yang diperoleh jumlah pelanggan PDAM mencapai 62 ribuan.

“Jumlah pelanggan PDAM 62 ribuan masa pelanggan dinas kebersihan hanya 41 ribuan. Kalaupun ada sejumlah pelanggan di Simalungun tapi jumlahnya hanya sekitar 6-10 ribuan,” katanya.

Mengenai hal itu, Eddi menuturkan bahwa akan berkoordinasi dengan pihak PDAM agar jumlah pelanggan dapat disingkronkan.

Rapat sempat berjalan alot bahkan Ronal mengatakan agar Komisi III menyarankan agar PAD Kebersihan agar dipihak ketigakan dimana tujuannya supaya pencapaian target dapat tercapai.

“Sebaiknya kita rekomkan saja supaya dipihak ketigakan saja, agar PAD tercapai. Setiap Tahun pembahasan PAD kita tak pernah tercapai, sementara kita (DPRD) ingin mendongkrak APBD agar meningkat,” kata politisi Partai Demokrat itu.

Namun, pembahasan akhirnya dihentikan karena waktu sudah tidak memungkinkan sehingga rapat akan digelar besok (Rabu 18/01/2017). (Lud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.