Polres Labuhanbatu Amankan 1 Kilo Sabu dan Ratusan Pil Ekstasi

0
1466

SIMANTAB.COM, Labuhanbatu – Polres Labuhanbatu berhasil amankan sebanyak 1.051,88 gram narkoba jenis sabu dan 148 butir pil ekstasi di tiga lokasi berbeda.

“Ya, ada tiga TKP-nya, salah satunya dilaporkan Satlantas Polsek NA IX-X dengan barang bukti narkoba jenis Shabu-sabu seberat 1 kg,” ujar Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang SH,SIK, didampingi Kasat Narkoba AKP Jama Kita Puba SH,MH, saat memberikan keterangan pers di ruang kerjanya. Kamis (21/12/2017).

Kemudian, lanjut Kapolres, pihaknya juga mengamankan dua tersangka wanita yakni, Suliani dan Helpina Br Gultom di perumahan Bukit Hijau Permai (BHP) Jalan Baru, By Pass, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu, pada Selasa (19/12/2017) sekira pukul 14.00 WIB kemarin.

“Kedua wanita ini kita tangkap atas adanya informasi dari masyarakat bahwa di komplek Perumahan BHP ada transaksi narkoba, mereka di amankan dengan barang bukti sabu seberat 44,58 Gram, dan 148 butir pil ekstasi, salah satunya resedivis,” kata Kapolres.

Informasi yang dihimpun, adapun kronologis ketiga lokasi penangkapan tersebut, yakni, untuk TKP pertama, semula tepatnya pada hari Sabtu (16/12/2017) sekira pukul 03.00 WIB dini hari, di Jalan Protokol, Kelurahan Aek, Kota Batu, Kecamatan NA IX-X, Labura, diketahui adanya peristiwa Kecelakaan Lalulintas.

Mendapati informasi tersebut, tidak menunggu lama, Unit Lantas Polsek NA IX-X mendatangi TKP yang berlokasi di Jalinsum Perkebunan Brangir KM. 270, serta merta melakukan evakuasi terhadap Khairul Efendi (33), warga Medan, beserta teman wanitanya yang menumpangi mobil Toyota Avanza BK 1746 WS.

Ketika dilakukan pemeriksaan terhadap mobil Avanza dimaksud, petugas melihat adanya bungkusan plastik besar yang berada dibawah bangku depan yang diduga narkoba seberat 1 kg. Sementara, tersangka KE beserta teman wanitanya telah kabur dengan beralasan pergi berobat.

“Langsung dilakukan pengejaran oleh jajaran, dan dideteksi bahwa tersangka beserta teman wanitanya menginap di Hotel Nuansa Rantauprapat. Digerebek, dan keduanya berhasil ditangkap kembali,” terang Kapolres.

Untuk TKP kedua, Jajaran Satreskoba Polres Labuhanbaru berhasil mengamankan sebanyak 4 tersangka pelaku kejahatan narkotika jenis sabu, Jum’at (15/12/2017) sekira pukul 09.00 WIB, di Desa Teluk Binjai, Desa Teluk Binjai Kecamatan Kualuh Hilir, Labura.

Adapun Identitas tersangka yakni, Budi Hartono Tanjung (22), Murni Situmorang (38), Hanafi Marpaung, (26), Kurniadi Tanjung (42), keempatnya adalah warga Dusun I Teluk Binjai, Desa Teluk Binjai, Kecamatan Kualuh Hilir, Labura, Sumatera Utara.

Atas penangkapan tersebut, Satreskoba berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 paket plastik klip transparan berisikan sabu dengan berat brutto 0,66 Gram yang disita dari tersangka BH.

Kemudian, 8 bungkus plastik klip transparan berisikan sabu dengan berat brutto 8,38 gram, 1 unit timbangan elektrik, 1 buah dompet kecil, uang tunai Rp. 8.840.000,- 1 ATM dan 1 buah buku tabungan Bank BRI An. Nurlina yang disita dari tersangka MS.

Selanjutnya, 1 buah kaca pirex berisikan sisa  sabu, 1 buah bong, 2 buah mancis, 1 unit mesin Jekpot, 59 keping koin mesin Jackpot, Uang tunai Rp. 57.000,- yang disita dari tersangka HM, KT dan ZN.

Selanjutnya, untuk TKP yang ketiga, tepatnya pada Selasa (19/12/2017) sekira pukul 14.00 Wib di Komplek Perumahan Bukit Hijau Permai (BHP) Jalan Baru By Pass Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu.

Diamankan sebanyak dua tersangka yakni, Suliani (36), warga Dusun Teluk Sentosa, Desa Aek Jamu, Kecamatan Panai Hulu, dan Helvina Br Gultom (31) warga Jalan WR Supratman No.23 Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu.

Dari kedua tersangka diamankan sejumlah barang bukti berupa, 10 Bungkus plastik klip narkoba jenis sabu seberat 39,82 gram, 1 bungkus plastik klip transparan berisi sabu seberat 4,76 gram, serta 1 bungkus plastik berisi sebanyak 148 butir pilekstasi.

“Seluruh tersangka dan barang bukti saat ini sedang dalam proses tindaklanjut untuk dilimpahkan ke JPU, kita akan terus melakukan penindakan, dan penindakan ini adalah perintah saya, harus terungkap, mesti ada penangkapan,” tutup Frido. (Abi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.