Polres “Ogah” Respon Mafia CPO di Labuhanbatu? Wartawan & LSM Datangi Gudang Mafia

0
207

SIMANTAB. COM, Labuhanbatu –Polres Labuhanbatu yang dipimpin AKBP Frido Situmorang tampaknya ogah merespon mafia CPO yang kerap beroprasi di Bulu Cina, Kecamatan Rantau Selatan?.Karena hampir mencapai tahunan aksi ilegal itu polres setempat tampaknya ogah menindaknya hingga sampai saat ini.

Beberapa Wartawan dan LSM pun mempertanyakan atas aksi ilegal tersebut kepada orang nomor satu dipolres tersebut, namun pangkat dua melati dipundak itu tidak memberikan jawaban atas aksi mafia tersebut.

Melirik atas aksi yang dilakukan mafia tersebut kesalah satu oknum Wartawan terbitan mingguan yang mengaku kalau tugas jurnalistiknya telah dihalang-halangi mafia CPO itu.

Baca:Mafia CPO di Bulu Cina Labuhanbatu Semangkin Beringas, Polisi diminta Bertindak

Beberapa Wartawan dan LSM pun mendatangi tempat beraksinya mafia CPO itu,Sabtu (28/7/2018).Dilokasi bertemu degan marga sinurat yang mengaku kalau dirinya adalah penangung jawab CPO tersebut.

“Aku penaggung jawabnya disini, orang abang mau ngapain? Kami ingin melakukan peliputan? Tidak bisa saat ini kami tidak beroprasi, “Bilang sinurat pada Wartawan dan LSM.

Disinggug, apakah memang ada aksi mafia CPO didalam gudang tersebut, nurat mengatakan kalau aksi itu memang benar adanya, namun ia mengatakan kalau bisnisnya itu baru saja tutup satu minggu saja.

Disinggug lagi, apakah pekerjaan yang dilakukannya itu bertentagan degan hukum?  Kalau hal itu memang benar diakuinya bahwa melanggar hukum, namun begitu kata nurat, ia bukan orang asing bagi kalagan Oknum Wartawan sebab sebagian, ia juga pernah memberinya uang.Disinggug lagi, apakah ada oknum aparat juga kecipratan atas usahanya itu? Nurat membantah hal tersebut.

Informasi dihimpun, aksi mafia CPO kerap beroparasi hingga malam hari degan memaksa supir-supir truck yang melintasi bulu cina, dan hingga sampai saat ini mafia CPO juga tetap beroprasi.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido situmorang dikonfirmasi Wartawan atas praktek mapia ilegal itu belum bersedia memberikan jawaban. Meski pesan Watsp yang dikirimkan wartawan telah terlihat. (Abi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.