Redam Penyalahgunaan Narkotika, Gans Gandeng Disdik Siantar

0
337

SIMANTAB.COM, Pematangsiantar – Untuk meredam penyalahgunaan Narkotika hingga tingkat pelajar, Gerakan Anti Narkoba Siantar – Simalungun (GANS) menggandeng Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar.

Yan Asmara, ketua Gans, kepada Simantab.com, Kamis (16/03/2017), mengatakan bahwa kerjasama kedua pihak tersebut diikat melalui MoU diantara keduanya. “Kesepakatan bersama/MoU antara Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar dan GANS Bertempat di Aula SD Negeri Jalan Merpati, Kota Pematangsiantar,” katanya.

Sebelum dilakukan Kesepakatan GANS memaparkan kondisi pelajar saat sekarang ini yang sudah mulai terjerumus dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Kepada puluhan kepala sekolah tingkat SD dan SMP.

Dalam paparan di depan seluruh kepala sekolah, Yan Asmara mengajak semua guru-guru agar kembali memeperhatikan siswanya. Baik secara prilaku yang ganjil maupun secara emosional. Hal ini sebabkan kondisi Kota Siantar yang sudah sangat darurat Narkotika. Seperti belakangan ini ditangkap pelajar mengedarkan barang haram dan juga sebagai korban dari narkoba.

“Jika tidak dimulai sejak dini dilakukan pencegahan tentu akan semakin sulit memberantasnya. Peran guru di sekolah sangat penting. Selain itu juga orang tua siswa sendiri,” ucap dirinya.

Peranan guru di sekolah tentunya harus ditingkatkan dalam memberikan penjelasan kepada siswa tentang bahaya dari narkoba. Sehingga siswa mengerti bahwa narkoba itu melanggar hukum. Apalagi di sekitar sekolah banyak jajanan yang bebas dijual. Ini tentunya menjadi perhatian para guru agar mengawasi jajajan anak anak didik agar tidak terlanjur menjadi korban.

Recananya, GANS akan memberi penyuluhan bahaya narkoba kepada siswa, guru dan juga orang tua. Tentunya hal ini dimotori oleh sekolah itu sendiri. Sehingga upaya pencegahan dapat dimulai sejak dini tingkat SD hingga SMA.

Selain melakukan kerjasama untuk pencegahan kepada para siswa dan guru. Direncanakan GANS juga melakukan penyisiran di sekitar sekolah yang kerap ditemukan alat-alat penyalahgunaan Narkoba.

“MoU dilaksanakan pada, Rabu tanggal 15 Maret kemarin. Kita sangat prihatin, dimana area belakang gedung sekolah yang sepi dijadikan tempat seperti itu oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. (Die)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.