Retribusi Sampah di Labuhanbatu Disinyalir Tak Tercapai, Ketua LSM Minta Bupati Evaluasi Kinerja Kadis DLH

0
97

SIMANTAB. COM, Labuhanbatu-Untuk perolehan Restribusi sampah di Kabupaten Labuhanbatu dinilai kurang berpotensi dalam peningkatan pendapatan hasil daerah (PAD) itu ditinjau dari rendahnya capaian restribusi yang hanya Rp 592 juta dalam waktu 9 bulan tahun 2018 dibanding acuan target Rp 2 M.

Untuk itu, Ketua DPD LSM ICON RI Labuhanbatu Rahmat Fajar Siturus meminta kepada PLT Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe dapat mengevalusi kinerja Kadis yang membidangi dinas sampah itu.

Katanya,menyikapi hal minimnya capaian restribusi sampah yang telah berjalan 9 bulan tahun 2018 hanya Rp 592 juta dari target Rp 2 Milyar dengan jumlah 6000 kk serta perda Rp 20.000./kk merupakan satu kegagalan dari Dinas terkait dalam menjalankan sistem dan menimbulkan asumsi negatif dalam pendistribusian dana restribusi.pasalnya secara logika perhitungan nominal tersebut tidak sesuai”terang fajar sitorus.

“Hitungan kira kira dari sejumlah konsumen.besaran perda restribusi,serta panjangnya waktu berjalan sedikitnya nominal restribusi mencapai Rp 1.080.000.0000.ketika hal itu jauh dari harapan pemerintah kabupaten perlu dilakukan peninjauan dan evaluasi kinerja kadis tersebut, “Bilang Fajar Selasa (16/10/2018) pada Simantab. Com.

Ditambahknya, dalam kesempatan itu sitorus berharap kiranya pemerintah kabupaten labuhanbatu dapat menempatkan sesuatu disesuai dengan potensi demi kemajuan labuhanbatu.

“Kita Harap Bupati Labuhanbatu dapat mengevalusi kinerja kadis DLH, “Jelas Sitorus.

Sementara itu, Kepala Bidang dinas DLH Orlando Pakpahan dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan minimnya capaian restribusi sampah akibat terlalu besarnya target PAD yang ditetapkan,padahal konsumen pengguna tidak 100% Memenuhi pembayaran sesuai perda Rp 20.000/kk.

Disamping itu adanya 20 unit moror Viar diberbagi kelurahan operasional yang bukan dibawah kordinir Dinas lingkungan hidup.”paparnya.

Dijelaskannya,bahwa ada 6000 kk pengguna manfaat sebagai konsumen di seputaran kota Rantauprapat dengan ketentuan restribusi Rp20.000/kk. Namun ada pula hampir 50 titik tumpukan sampah liar yang harus di bersihkan tanpa mendapat restribusi.(Abi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.