Ribut Pemekaran Daerah Sudah Ketinggalan Zaman, Ini Alasannya

0
168

SIMANTAB.COM – Mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) mengatakan bahwa trend otonomi daerah di dunia sudah mulai menyusut.

Bahkan di negara-negara maju justru lebih banyak kota yang memikih menyatu demi kepentingan globalisasi, investasi, dan efisiensi.

“Contohnya seperti di Amerika, Australia dan Eropa itu 3 kota digabungkan menjadi satu,” katanya di Jakarta, Sabtu, (8/10/2016) Sebagaimana dilansir kini.co.id.

Dengan demikian lanjut Djohn negeri ini sudah sangat ketinggalan jaman jika masih saja meributkan persoalan pemekaran daerah.

“Karena tidak sejalan dengan semangat orang di dunia,” katanya.

Sebagai informasi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) kini tengah berkoar-koar meminta pemekaran 134 Daerah Otonomi Baru (DOB), rinciannya 22 usulan provinsi, 97 usulan kabupaten dan 15 usulan kota.

Namun usulan tersebut tak diterima oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo lantaran dianggap hanya akan membebankan keuangan negara. (SN-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.