Sanggahan Tender Tak Diindahkan, Distarukim dan Inspektorat Siantar akan Diadukan

0
182

SIMANTAB.COM, Pematangsiantar – Dinas Tata Ruang dan Pemukimam (Distarukim) dan Inspektorat Kota Pematangsiantar akan diadukan ke Komisi Pemantau Persaingan Usaha (KPPU) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena dinilai melanggar aturan terkait pemenangan tender proyek.

Proyek rehab Lapangan H Adam Malik sebelumnya sudah diadukan pihak peserta tender yakni CV Anggiatma ke Inspektorat karena dalam menentukan pemenang tender tak sesuai dengan ketentuan. 

“Panitia tender Dinas Tarukim Kota Siantar dan Inspektorat seperti menganggap sampah surat sanggahan dan pengaduan kami,” kata Enriko Girsang kuasa CV Anggiatma kepada Simantab.com, Minggu (06/11/2016) siang.

Menurut Girsang sangat jelas tertera dalam Perpres 54 tahun 2010 dan perubahannya Pepres No 4 tahun 2015. “Dalam ketentuan itu, ketika ada keberatan dari peserta tender atas tidak dijawabnya sanggahan, dapat melakukan pengaduan, sehubungan dengan pengaduan tersebut maka semua proses atas paket yang diadukan harus dihentikan, nyatanya plank proyek sudah dipasang,” katanya saat ditemui di sekitaran Jalan Merdeka, Kota Pematangsiantar.

Lanjutnya, kelompok kerja atau panitia tender Dinas Tarukim Kota Pematangsiantar yang diketuai Ronando Ferdiansyah ST, Laurentius Samosir ST sebagai sekretaris dan Eva Imelda Sihombing ST sebagai anggota tidak mengindahkan hal tersebut. “Dengan menetapkan CV Cevreitta Kencana sebagai pemenang yang harga penawarannya jauh diatas perusahaan kami. Untuk itu, kami akan melakukan pengaduan lanjutan ke KPPU dan KPK serta ke Polres Siantar dan Kejaksaan Siantar,” katanya kesal.

Inspektorat Kota Siantar yang bertugas sebagai lembaga pengawasan ternyata tak mampu memeriksa pengerjaan proyek ini sesuai dengan laporan yang disampaikan pihaknya. “Padahal, lembaga ini yang kami harapkan untuk dapat mengusut semua persekongkolan yang dilakukan Dinas Tarukim dengan rekanan, terlebih saat ini Presiden Jokowi sedang gencar-gencarnya membasmi pungli dan korupsi,” ujarnya mengakhiri. (Lud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.