Sekarang Pengajuan Kredit BNI bisa Lewat Smartphone, Ini Caranya

0
242

SIMANTAB.COM, Jakarta – Tidak lepasnya aktivitas masyarakat saat ini dari apapun terkait teknologi digital menjadi latar belakang PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) (Persero) dalam meluncurkan kredit digital pada awal November lalu.

Dari 259 juta populasi penduduk yang dimiliki oleh Indonesia saat ini, 88,1 juta di antaranya merupakan pengguna internet, yang jumlahnya akan terus bertambah.

“Ini sangat berpotensi untuk terus berkembang. Jumlah handphone lebih besar dari jumlah penduduk Indonesia 326,3 juta, sedangkan usermedia sosial aktif kita 79,1 juta jiwa. Artinya potensi ini yang akan jadi kekuatan kita membangun ekonomi Indonesia,” ujar Senior Vice Presiden Bisnis Usaha Kecil BNI, Anton Siregar dalam media workshop di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (14/11/2016) sebagaimana dilansir detik.com.

Hal ini didukung lagi dengan banyaknya bisnisstartup yang saat ini marak muncul. Bisnisstartup sendiri didominasi oleh anak muda, yang menyukai proses instan dan tidak konvensional.

“Kalau kita masuk ke e-commerce, pemain-pemain di sana, itu memang anak-anak muda semua, yang kalau menginginkan fasilitas kredit nggak mau ke bank secara konvensional. Pesan makanan saja bisa pakai go-jek kan,” kata dia.

Seperti diketahui, BNI meluncurkan fasilitas kredit digital, dengan memberikan kemudahan untuk menyalurkan kredit lewat sistem onlineatau yang dinamakan digital loan. Lewat digitalloan, nasabah yang ingin mengajukan kredit tidak perlu repot-repot untuk antre dan mengisi formulir di kantor cabang BNI.

Berkas-berkas persyaratan, dapat di-scan atau difoto langsung menggunakan smartphone, kemudian di-upload ke sistem saat pengajuan kredit. Nasabah hanya cukup mengisi formulir dalam website.

Nasabah bisa melakukan proses peminjaman hingga Rp 25 juta yang dapat digunakan untuk modal kerja usaha maupun investasi. Pinjaman ini bisa dicicil hingga 60 bulan dengan suku bunga rendah 9% efektif per tahun.

Bahkan, kini bank pelat merah tersebut juga telah menyediakan cara lain dengan hanya memindai kode QR yang ada lewat aplikasi dismartphone. Setelah pengajuan kredit nasabah melalui BNI Kredit Digital diterima, petugas BNI akan menghubungi dan menjadwalkan kunjungan ke nasabah. Nasabah dapat menyiapkan kelengkapan dokumen yang diperlukan.

“Kita tinggal cari QR Code-nya, di-scan, dan langsung masuk ke aplikasi kredit. Dari sini tinggal pilih aplikasi apa yang diinginkan. Aplikasi wirausaha atau KUR, yang kita buka aksesnya 1 miliar ke bawah. Tapi untuk verifikasi tetap harus lakukan visit. Karena ini sangat berisiko sekali, sebagai mitigasi risiko kami,” tukas Anton. (SN-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.