Sekjen Presidium PMS : “Uhir Harus Diukir, Bukan Stiker”

0
222

SIMANTAB.COM, Raya – Terkait pembuatan Uhir (ukir) Simalungun di bangunan milik Pemerintah Kabupaten Simalungun, ada hal yang berbeda, banyak bangunan yang uhir-nya menggunakan stiker. Sekjen Partuha Maujana (PMS) mengkritik pedas pemasangan Uhir Simalungun yang menggunakan stiker ini.

Sekretaris Jendral (Sekjen) PMS Sedunia, Japaten Purba kepada Simantab.com, Rabu (31/08/2016) ia mengkritik pemasangan uhir yang menggunakan stiker di bangunan milik Pemerintah Kabupaten Simalungun. “Uhir harus diukir, bukan stiker, tetapi mengingat kondisi saat ini bisa juga dilukis,” katanya.

Uhir yang menggunakan stiker/spanduk
Uhir yang menggunakan stiker/spanduk

Pemasangan stiker uhir pada bangunan harus memiliki ketentuan, ada uhir khusus untuk tembok bangunan, tiang, resplang dan semua itu ada ketentuan dan sudah ada Perdanya. “Sudah ada ketentuan, mana untuk resplang, tiang, dan tembok bangunan, jadi kalaupun ada yang memasang stiker dan salah penempatan uhir, kita akan tegur Pemkab Simalungun agar diperbaiki. Dalam buku yang dikeluarkan PMS, sudah jelas dimana-mana saja dan apa-apa saja yang harus ditempatkan,” lanjutnya.

Dikatakannya, uhir memiliki arti, mulai dari kejayaan, kesuburan, kemakmuran dan lainnya. “Ada filosofi dari uhir itu, jadi jangan asal tempel saja, apalagi pakai stiker, itu sama sekali tidak boleh,” tutupnya. (Lud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.