SekWan DPRD Sumut : Bohong Kalau Ada Anggota Dewan Tidak Terima Uang

0
161

SIMANTAB.COM, Medan – Sekretaris DPRD Sumut, Randiman Tarigan kali ini ingin buka – bukaan soal suap yang terjadi di lingkungan DPRD Sumut, Ia meyakini semua anggota dewan menerima uang dari beberapa pihak terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) dan interpelasi. Bahkan, Randiman menegaskan, jika ada anggota dewan yang bilang tidak terima uang, itu bohong.

“Ahh,,, cuma cicak yang enggak mau duit di DPRD itu. Kalau ayam, memang enggak mau duit, tapi kan mau jagung. Beli jagung kan pakai duit. Tapi kalau cicak, dia kan makan nyamuk. Mana ada orang jual nyamuk,” kata Randiman, Jumat (24/6/2016) sore seperti dilansir Tribunmedan .

Ia mengatakan, meski begitu, kasus suap yang menjerat petinggi DPRD Sumut dan petinggi Pemprov Sumut ini harus menjadi pelajaran bagi semua pihak. Kata Randiman, jangan sampai kasus serupa terulang kembali.

“Ke depan, marilah kita mengubah sikap. Baik PNS maupun anggota dewan, janganlah lagi begitu,” katanya.

Dalam kasus suap ini, sejumlah Kepala Dinas Pemprov Sumut turut serta digarap KPK. Menurut Randiman, pemanggilan kepala dinas terkait adanya dugaan setoran ke mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho untuk menyuap petinggi dan mantan anggota DPRD Sumut

“Ya, dipanggil jugalah kadis. Kalian kan tahu sendiri siapa aja yang dipanggil. Mereka yang dipanggil itu karena nyetorlah,” katanya.

Lantas, berapa jumlah setoran dari masing-masing kadis untuk Gatot, Randiman melempar senyum. Ia menyebut itu merupakan wewenang KPK. (SN-09)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.