Seputar Bantuan Orang Miskin Disunat, Hasan : Polisi & Jaksa Diminta Harus Usut

0
424

SIMANTAB. COM, Labuhanbatu-Persoalan Dugaan Pungutan Liar (Pungli) Beras Rastra oleh Kepling dan Kadus atas arahan Kepala Desa dan Kepala Kelurahan di wilayah Labuhanbatu harus ditindak lanjuti oleh Polisi atau Kejaksaan.

Sebab hal ini sangat meresahkan dan melanggar Juknis pemberian Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Bansos Rastra) yang disalurkan ke masyarakat dari kementerian Sosial (Kemensos) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan hukum dalam tindak Pidana KKN”,Kata Hasanuddin Hasibuan,  SH  Ketua LPPN (Lembaga Pengawas Penyelenggara Negara) Kabupaten Labuhanbatu,  Jum’at 4/5/2018 pada sejumlah wartawan di Rantauprapat.

Katanya, Kasilog Kabupaten Labuhanbatu Monang Sihombing yang dihubunginya mengatakan Labuhanbatu ada 18.817 KPM x 10 kg perbulannya,  tentang adanya pungli itu dia koordinasi lebih dulu dengan camat karena dia belum mengetahui masalah itu dan saya baru 3 minggu bertugas di Labuhanbatu,  ujarnya.

Baca:http://simantab.com/blog/2018/04/27/terjadi-di-labuhanbatu-kades-kadus-diduga-sekongkol-pungli-jatah-orang-miskin/

Melalui data yang diperolehnya, Kasus Pungli Rastra terjadi di beberapa  dan dusun di Labuhanbatu seperti Dusun Lubuk Nor Nor Desa Janji, Kecamatan Bilah Barat, Kelurahan Kartini dan Siringo Ringo Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu di duga di pungli oleh Kadus dan Kepling disinyalir atas persetujuan Kepala Desa dan Kepala Kelurahan sekitaran Rp 10.000 sampai Rp20.000/10 kg,sesuai Pengkuan  Dirman dan beberpa warga Desa Janji dari penulusuran LSM yang dipimpinya.

“Pungli Uang Pengambilan Beras Rastra disinyalir merebak di tengah masyarakat oleh oknum Kepling dan Kadus dengan mengutip Rp 10.000 sd Rp 20.000 Per sak / 10 Kg oleh penerima padahal Gratis sampai ke Masyarakat sesuai dengan pernyataan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Labuhanbatu.

“Beras Rastra di berikan secara gratis kepada warga pra sejahtera karena penyalurannya telah dibiayai sampai ke warga dari kementerian sosial bahkan dikantor kita ada pegawainya,  kalau ada yang memungli baiknya di tangkap saja,  karena itu sudah menyalahi prosedur dan hukum,  itu pungli jelas dilarang,”Bilang hasan pada wartawan.(Abi). 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.