Teriakan Minta Tolong Dikira Bercanda, Rahmad Meregang Nyawa di Danau Toba

0
1351

SIMANTAB.COM, Parapat – Musibah memang tak terdeteksi datangnya, bermaksud berwisata, justru petaka yang didapat. Keluarga Musliadi Panjaitan tidak pernah menduga, kedatangan mereka ke Pantai Kasih Parapat ternyata menjadikannya tempat untuk terakhir kali berkumpul dengan anaknya Rahmat Panjaitan (14).

Tiba sekitar pukul 05.00 Wib (28/9/17), Rombongan yang berjumlah 40 orang langsung menuju Pantai Kasih. Setelah menurunkan barang bawaan, mereka ada yang langsung mandi dan duduk – duduk dipantai. Rahmad, dengan memakai celana jeans dan bertelanjang dada tidak ingin berlama – lama di pantai, ia mandi sekitar pukul 07.00 Wib, saat mandi sekitar setengah jam, terdengar teriakan minta tolong, dianggap candaan, oleh yang lain teriakan itupun diabaikan.

Sekitar 10 menit setelah teriakan, rombonganpun geger, Rahmad hilang. BASARNAS yang tiba dilokasi sekitar pukul 08.00 Wib langsung melakukan pencarian. Tepat pukul 09.30 Wib, korbanpun ditemukan sudah tidak bernyawa.

Korbanpun dibawa ke Rumah Sakit untuk keperluan Visum. Rombongan yang berniat berwisata akhirnya pulang dengan duka. (Dir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.