Terjadi di Labuhanbatu Kades & Kadus Diduga Sekongkol Pungli Jatah Orang Miskin

0
6575

SIMANTAB. COM, Labuhanbatu- Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Bansos Rastra) yang disalurkan ke masyarakat dari kementerian Sosial (Kemensos) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dusun Lubuk Nor- Nor Desa Janji, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu,Sumut. Diduga telah di pungli oleh Kadus dan Kepala Desa Sebesar Rp20.000/10 kg, Hal ini sesuai pengakuan warga bernama Dirman dan sejumlah warga Desa Janji dalam penelusuran wartawan Jum’at (26/04/2018.)

Selain itu, Asmar Hasibuan warga desa Janji juga mengaminkan pengakuan Dirman, Kades dan Kadus dalam melaksanakan pembagian Rastra diduga tidak sesuai aturan, juga diwarnai dengan pungutan liar(Pungli) dan kurang tepat sasaran orang. Bahkan lebih gilanya lagi, pembagian diarahkan agar warga memilih salah satu calon kandidat gubernur dan pada pileg yang akan datang. “Ini namanya pungli,  interpensi dan KKN,” Bilang Hasibuan.

Begitu juga, Beberapa warga Lubuk Nor Nor mengatakan, dalam pembagian pendistribusian beras yang seharusnya diterima KPM sebanyak 10 kilogram dan tanpa biaya alias gratis, namun pada kenyataannya, KPM harus memberikan uang dengan besaran relatif dikisaran Rp 20.000,-  per sak / 10 kg, dan untuk bulan ini Rp 30.000 / KK untuk jatah Rastra 3 bulan kedepan,  jelas Dirman.

Kadus Mardan Tambunan ketika di konfirmasi melalui telepon mengatakan mengenai Rastra, wartawan diarahkan bertanya ke bapak Kepala Desa. “saya ngak bisa menjawab, pak Kepala Desa yang jelasin,” ujarnya di seberang telepon.

Kepala Desa Janji Jahri Hasibuan yang di hubungi dan di sms Wartawan tidak menjawab dan saat  didatangi ke kantornya yang hanya berjarak 10 meter dari Kantor Camat Bilah Barat, kantor tampak kosong dan tidak satupun ditemui staf, serta tidak beraktifitas.

Kasisos Kantor Camat Bilah Barat yang dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan untuk kecamatan Bilah Barat disalurkan beras Rastra 1980 kg / bulannya,  terkait di pungli, ia mengarahkan agar wartawan bertanya ke kepling.

Kadis Sosial Kabupaten Labuhanbatu Efendi Harahap yang ditemui Wartawan menjelaskan, bahwa beras Rastra di berikan secara gratis kepada warga pra sejahtera karena penyalurannya telah dibiayai sampai ke warga dari kementerian sosial bahkan dikantor disiapkan pegawainya.

“kalau ada yang memungli baiknya di tangkap saja,  karena itu sudah menyalahi prosedur dan hukum,  itu pungli jelas dilarang,  jelasnya.(Abi). 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.