Terkait France Bakery Rantauprapat yang Diduga Jual Kue ‘Basi’ Dinkes Labuhanbatu Akan Tindak Lanjuti

0
2025

SIMANTAB. COM,Labuhanbatu-Terkait France Bakeri yang diduga menjual Kue Basi terhadap Konsumen, Kepala dinas Kesehatan Labuhanbatu betjanji akan tindak lanjuti hal tersebut.

Hal itu dikatakannya ketika Wartawan meminta tanggapan atas Viralnya berita itu disejumlah media sosial. “Akan kita tindak lanjuti, “Tulis Tinur Bulan melalui Pesan WhatsApp nya, Kamis (19/4/2018).

Ketika disinggung, langkah apa yang akan dilakukan, Tinur bulan malah memilih bungkam alias tak membalas.

Sementara itu Ketua Lembaga Perlindugan Konsumen Labuhanbatu (LPKL) Zulham Abdul Fattah mengatakan agar dinas kesehatan dapat menindak lanjuti hal tersebut.

“Kita berharap dinas kesehatan dapat menindak lanjuti dugaan kue basi,harus terungkap lah apakah itu benar atau tidak, “Bilang Fattah.

Jangan, lanjut Fattah, hanya sebatas omongan saja tapi tidak ditindak lanjuti. Kita berharap dinas terkait Komitmen atas ucapan untuk ditindak lanjuti. “Dari Lembaga kita juga akan membuat surat atas hal ini. Ini kita anggap masalah serius,”Ujar Fattah.

Sebelumnya, France cake and bread shop di Rantauprapat yang terletak dijalan Ahmad Yani, Kabupaten Labuhanbatu, Sumut diduga menjual kue basi pada konsumennya. Akibatnya salah satu konsumen yang memakan kue dadar Gulung dari toko tersebut muntah-muntah.

“Sudah kujelaskan bang kekasir, kalau kue dadar Gulung yang saya beli basi, namun para pekerja itu malah diam saja, keluhan saya itu malah tidak dindahkan mereka, akibatnya saya menjadi muntah-muntah,“Kata Vera Yuninda Warga Balai Desa saat ditanya Wartawan, Rabu (18/4/2018).

Katanya,meski para karyawan France itu mengetahui kalau kue tersebut adalah basi, mereka malah tersenyum dengan keluhan Vera. Mirisnya lagi, sebenarnya mereka juga mengetahui kalau kue tersebut sudah basi.

“Memang kue semalam itu bu, mangkanya basi.! Loh kalau sudah basi kenapa kamu jual lagi? Aku kan ngk tau kalau kue yang dipajang adalah kue basi. Bagaimananya kamu ini, “Ungkap Vera menirukan perbincangan mereka saat ia berada di France Bakeri saat membeli kue dadar Gulung tersebut  (17/4/2018) Sekitar pukul 21.00 Wib.

Hendaknya, Lanjut Vera, dinas terkait memberikan sangsi pada toko kue tersebut, sebab jika hal itu dibiarkan diduga akan membuat hal yang sama kembali.(Abi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.