Terkait Galian C di Bilah Hulu, Kapoldasu Belum Terima Laporan

0
343

SIMANTAB. COM, Labuhanbatu- Terkait penagkapan yang dilakukan Tim Polda Sumut terhadap Beko dan Damtruck yang beroperasi di Galian C milik SL Desa Pematang Seleng, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumut. Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw, MH belum juga menerima laporan tersebut.

Hal itu disampaikan Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja, S.I.K saat dikonfirmasi Simantab. Com melalui Via Whatsppnya Minggu (6/5/2018).

” Ntar kita kroscek ke Lab batu dulu ya,” tulis Tatan.

Sekaitan itu, ia juga belum menerima keteragan secara resmi atas penagkapan tersebut. ” kita blm dapat keterangan resminya mas,” tulisnya lagi.

Sebelumnya, Galian C milik SL di Kecematan Bilah Hulu, Kabubaten Labuhanbatu, Sumut yang diduga tak memikiki izin dikabarkan diamankan Tim Polda Sumatera Utara, Minggu (6/5/2018) Sekitar pukul 13.00 Wib.

Akibatnya, Beko dan Damtruck yang beroprasi digalian C itu diamankan di salah satu Gudang milik orang ternama di Labuhanbatu.

“Diamankan di gudang itu bang, yang dibawa mereka sekitar 4 orang pekerja Galian C ini, ” kata Sumber yang meminta identitasnya jangan dituliskan.

Cek in ricek pun dilakukan Tim Simantab. Com dengan informasi yang disebutkan sumber, setelah sampai di TKP, terlihat satu unit beko dan damtruck terlihat di gudang itu.

Beberapa yang mengaku orang Polda saat diwawancarai Simantab. Com juga menolak atas penangkapan yang dilakukan mereka. Bahkan ketika wartawan ini memotret mobil orang polda itu malah marah-marah.

“Bang janganlah di foto mobil kami bang, barbutnya kan itu,” sebut orang yang diduga Tim Polda dan bekisar 5 orang serta menggunakan mobil Inova putih.

Disinggung, kenapa dibawa alat berat dan truck?  Oknum mengaku orang polda tak memberikan stetmen.

“Bang kalau mau tanya kepemipinan kami saja ya bang, yang pasti kita amankan beko dan damtrucknya, “Ucapnya sembari menancap gas mobilnya.

Sedangkan, beberapa orang yang diamankan terlihat diberikan surat terhadap yang mengaku orang polda tersebut.

“Diberikan surat ini bang, sama mereka, satu satu dapat kami, ” ungkap pekerja galian C itu sembari pulang. (Abi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.