Tetangga : Jangan Menagis Lagi Mak, Sudah Ada Teman Kita ini Datang

0
322

SIMANTAB.COM, Labura – Di tengah keterpurukan ekonomi,  sebuah cobaan hadir pada keluarga Bu Samsidar (54). Ibu dengan 5 orang anak berpenduduk dusun 5 (Lima)  desa Pare Pare tengah,  Kecamatan Merbau,  Kabupaten Labuhan Batu Utara, di vonis dokter menderita penyakit pembekakan pada ginjal kiri dan batu ginjal.

Hanya bisa menangis dan menangis.  Hanya itu yang dilakukan ibu dikamar, sebut Anto anak sulungnya kepada team Semangat Baru Sumut. Tidak ada biaya pengobatan menjadi kendala utama bagi mereka untuk mendapat perobatan

” Mamak nelayan bang. Nelayan ikan di rawa rawa.  Ikan diperoleh seperti ikan sepat,  lele,  dan lainnya. Gak ada uang kami untuk berobat bang, ” ujar anak ibu tersebut yang diaminkan oleh Bu Samsidar.

Sementara itu awal diketahuinya kalau Bu Samsidar membutuhkan perobatan, bermula dari adanya kabar yang diterima melalui pengurus tingkat desa Semangat Baru Sumut untuk JR Saragih.  Kabar terserus diteruskan kepada Pardosi, ketua Relawan Semangat Baru Sumut di Labuhan Batu Utara (Labura) dan menyampaikannya kepada Juned Sitanggang,  salah satu Kordinator Wilayah Semangat Baru.

Selanjutnya team Semangat Baru Sumut dan JR Peduli,  langsung meninjau kediaman bu Samsidar.  Tanpa diketahui perlahan team mencari tau kebenaran informasi tersebut.  Ternyata benar,  kalau keluarga Bu Samsidar sangat membutuhkan pertolongan.

Selanjutnya upaya mungil dilakukan.  Team beranjak mempersiapkan segala persyaratan bagi Bu Samsidar untuk mendapatkan perawatan.  Setelah semua usai, team melangkah ke rumah Bu Samsidar.

Bu Samsidar dijemput kemudian langsung diantar ke RS Perdagangan untuk mendapat perawatan,  dan selanjutnya nanti Bu Samsidar akan dibawa ke Medan guna mendapatkan pelayanan yang lebih baik lagi.

Ibu Samsidar Langsung Mendapat Perawatan

” Jangan bersedih sedih lagi.  Jangan nangis nangis lagi.  Ibu pasti sembuh kok. Tetap samangat bu,  harus ada semangat bu. Semangat Baru harus ada bu,  banyak yang ingin ibu sehat. Jangan nangis lagi yah bu,” pungkas Arifin Damanik (Armada Saza)  salah satu team Relawan,  di kediaman Bu Samsidar,  saat ingin membawanya menuju rumah sakit, Rabu (20/09/2017).

Bukan itu saja,  tetangga rumah Bu Samsidar juga berucap agar dia jangan nangis lagi.  ” Jangan nangis nangis lagi.  Sudah ada teman kita ini datang.  Ibu kini dapat berobat, ” sambung tetangga tersebut. (Die)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.