Titip Anak Karena Tak Tahan Ditinggal Istri Kedua, Masbeni Milih Gantung Diri

0
130

SIMANTAB. COM, Simalungun – Masbeni (40) nekad mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri, Minggu (03/09/2017) sekira pukul 21.45 WIB.  Ia memilih mengakhiri hidupnya lantaran tak tahan ditinggal istrinya selama 40 hari.

Sebelum mengakhiri hidupnya sekira pukul 18.30 WIB Masbeni sempat menitipkan anaknya kepada Surianto (35) warga Huta VIII, Nagori Karang Rejo, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, yang merupakan sepupu korban. Ia bercerita kepada Surianto bahwa ia tak tahan karena selama 40 hari terakhir istrinya pulang ke rumah orang tuanya karena selama ini orang tua istri keduanya tidak setuju dengan hubungan mereka.

Sebelumnya,  korban juga meminta kepada Surianto untuk menyerahkan uang senilai Rp 400 ribu kepada anaknya dan ia berpesan bila nanti ia meninggal dunia ia meminta dikuburkan di samping makam istri pertamanya.  Selanjutnya sekira pukul 20.30 WIB korban pulang ke rumahnya di Pasar III Seberang,  Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas. Menurut keterangan anaknya,  sebelum korban gantung diri,  korban sempat berpamitan kepada anaknya agar menjaga diri dan ia ingin bertemu dengan almarhumah ibu kandung mereka.

Merasa tak tenang dengan keadaan Masbeni,  akhirnya Suprianto memutuskan untuk menemui abang sepupunya di rumahnya dan saat itu ia tidak melihat Masbeni di rumahnya dan ia melakukan pencarian di sekitar rumah dan ia melihat Masbeni tergantung di pohon mangga dengan seutas kawat yang menjerat lehernya.

Kapolsek Bangun AKP J Sinaga membenarkan hal tersebut dan pihaknya sudah memeriksa saksi.  (lud)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.