TKI Meninggal, Relawan JR Beri Bantuan

0
582

Siantar – Nasib malang kembali  menimpa salah satu Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Kali ini,  Aliman Purba Sigumrong,  pria kelahiran tahun 1992, yang merupakan penduduk Kelurahan Tambun Nabolon,  Kecamatan Siantar Martoba,  Kota Pematang Siantar,  mencoba perhitungan nasib sebagai TKI di Malaysia,  tepatnya di Porklang.  Tapi ternyata sebagai TKI yang beraktifitas pekerja Dorsmeer disana, nasib mujur tidak berpihak kepadanya.

Aliman,  sebagai salah satu pahlawan devisa bagi negara itu hanya mampu bertahan selama 3 bulan.  Ia anak dari 8 bersaudara tersebut mengalami sakit sakitan. Dan meninggal disana pada Jumat,  7 Oktober 2017 lalu.

Iman Sigumorong (31) abang kandung Aliman kepada wartawan,  Selasa (17/10/2017) mengatakan begitu tau kabar meninggalnya Iman.  Mereka bingung bercampur takut.  Bingung dikarenakan keadaan ekonomi keluarga dan juga takut karena sehari sebelum Iman becengkrama dengan keluarga melalui video call.

Telisik punya telisik,  diketahui Iman pemilik pasport dengan nomor 5857491 sempat mengeluh rasa sakit yang di deritanya.  Lalu mereka juga takut untuk memikirkan bagaimana jalan keluar untuk dapat mengirimkan jenazah Iman sampai kerumah duka.

Alhasil mayat Iman pun dikirim melalui jasa pengiriman PT Jasa Angkasa Semesta dari Malaysia.  Dan tim relawan Semangat Baru  JR Saragih membantu seluruh biaya pengiriman jenazah dari KNIA hingga sampai ke rumah duka.

Arifin Damanik,  salah seorang tim relawan JR Saragih,  menyampaiakan bahkan pengiriman jenazah dengan mempergunakan ambulance milik DPD Partai Demokrat Sumatera Utara tersebut digratiskan.  Tujuan dari penggeratisan ini,  karena pihak relawan ingin membantu untuk meringankan beban dari keluarga Iman.

” Tugas kami adalah melayani masyarakat.  Mereka butuh bantuan,  maka kami bantu.  Memberikan bantuan itu adalah anugrah yang indah bagi kami, ” sebut dirinya.

Kembali kepada Aliman,  setelah mendapatkan bantuan,  Ia menyatakan sangat sangat berterimakasih kepada bapak JR Saragih.  Bantuan yang diberi berarti bagi pihak keluarga.

” Tangan pak JR Saragih membantu kami.  Kami sampaikan rasa terima kasih yang sebesar besarnya kepada bapak itu (JR Saragih -red),” tutup dirinya melalui saluran telepon. (Die)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.