Ulah Pembacok Anggota TNI Kompi 126 Berbuntut Panjang

0
6460

Labuhanbatu – Siap-siap saja yang membuat ulah Pembacok anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), Karena selain Polisi, yang bertugas berbaju Loreng (TNI) bakal mencari anda meskipun kelubang semut.

Pembacokan terhadap oknum personel TNI Kompi Senapan B 126/KC Damuli Kopral Dua (Kopda) Tigor Naek Sinaga, Kamis (5/10/2017) sekira pukul 22.00  ternyata terekam kamera CCTV. Bahkan, videonya viral di Facebook.

Di salah satu akun facebook Fahrul Ulumul Akbar yang beredar, tulisan dan video mengharapkan bantuan rekan rekan info dari Rekan Comunity Deninteldam 1/BB bahwa seorang pria diduga pelaku utama Pembacokan oknum TNI Kompi senapan B 126 /KC Damuli, dikenali berinisial AD.

Pemilik akun Facebook ini juga menginformasikan, terakhir berdasarkan hasil penyadapan alat Komunikasi AD sudah berada di seputaran Jabodetabek. Dengan sinyal selalu berpindah-pindah mulai dari Merak, Banten hingga ke daerah Tangerang dan sekitar Jakarta Barat.

Dalam rekaman CCTV, korban terlihat dikeroyok sejumlah pria. Korban terpojok di antara gerbang yang kemudian terlihat sejumlah pria tersebut seperti mengayunkan dan memukulkan benda tajam ke arah korban.

Sementara Dandim Letkol cZi Denden Sumarlin, saat diminta tanggapannya mengatakan kalau Perilaku preman tersebut sungguh sangat sadis.

“Ya itu harus dicari, ditangkap dan diadili agar tidak terulang lagi di kemudian hari,” Pinta orang nomor satu itu di Dandim, saat dikonfirmasi Simantab .com Minggu (8/10/2018) melalui Pesan Watsppnya.

Sebelumnya,Informasi yang dihimpun, korban pada malam kejadian selesai apel malam di Kompi Senapan B 126/KC Damuli yang berada di Aek Kanopan menuju rumah mertua korban. Sesampainya di depan Kafe Bunda, sejumlah pria membentak korban. Korban berhenti dan menegur AD cs. Namun dibalas dengan kata-kata, ‘kenapa rupanya’.

Lalu korban mengatakan bahwa dirinya anggota (tentara_RED). Kelompok AD menjawab, “Kalau tentara kenapa rupanya, sudah lama mendaftar teroris tetapi gak lulus ini”.

Melihat massa semakin ramai, korban memilih pergi dan menuju rumah mertuanya tak jauh dari Kafe Bunda. Pada pukul 24.00, Kopda Tigor Naek Sinaga keluar dari rumah mertuanya dan kembali melintasi Kafe Bunda. Lalu dikejar komplotan AD cs dengan membawa parang lalu menyerang korban. (Abi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.