WaKASAD Tutup TMMD di Simalungun

0
170

SIMANTAB.COM, Simalungun – Penutupan TNI manunggal membangun desa diwakili Oleh WAkasad Letjen M Erwin syahfitri budiono. Sebelumnya pesonil Kodim 0207/SIM telah sebulan melaksanakan pembukaan jalan penghubung antara Nagori Sihalve dan Nagori haranggol horisan yang telah puluhan tahun tidak dapat terhubung. 

Upacara penutupan TMMD ke 97 disimalungun dilaksanakan di halaman SMK Efarina Saribu Dolok, Rabu (19/10).
Amatan media, upacara penutupan TMMD dilaksanakan dihadiri WAkasad dan Pangdam I/BB lodewyk Pusung, Danrem 022/PT, seluruh dandim jajaran Korem 022/PT, pejabat utama Kodam I/BB, wakapoldasu Brigjen pol adi Prawoto, Kapolres Simalungun Akbp Yofie Girianto. Seluruh pimpinan SKPD Pemkab Simalungun.

Amanat Kasad jenderal Mulyono diwakili WAkasad letjend M Erwin Syahfitri budiono mengatakan, Program TMMD masih sangat dibutuhkan, mengingat sebagian besar wilayah Indonesia merupakan daerah pedesaan, sehingga keterlibatan TNI dalam membangun sarana prasarana dan infrastruktur wilayah masih sangat relevandan sesuai dengan koridor Undang-Undang.
TMMD ke-97 tahun 2016 ini, telah menyelesaikan sebanyak 165 sasaran fisik berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang tersebar di berbagai wilayah Kodam di seluruh Indonesia,diantaranya ialah pembangunan sarana transportasi berupa pembangunan jalan baru, pembuatan jalan makadam, rabat jalan, peningkatan jalan, betonisasi jalan, semenisasi serta penimbunan, pelebaran dan pengerasan jalan.

Selain itu, TMMD tahun ini juga melaksanakan pembangunan infrastruktur lainnya yaitu pembuatan dan rehab jembatan, pembuatan tanggul dan gorong-gorong, pembangunan halte, pembuatan pos kamling, pembuatan sarana olah raga, serta renovasi dan pembangunan rumah ibadah sertasekolah. Termasuk juga pembangunan sarana sanitasi dan pusat-pusat kegiatan masyarakat.

Disamping sasaran fisik tersebut di atas, kita juga telah menyelesaikansasaran non-fisik berupa penyuluhan kepada masyarakat tentang Bela Negara dan Ketahanan Nasional. Pembangunan non-fisik ini sangat dibutuhkan dalam rangka memelihara dan memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme masyarakat dalam menangkal berbagai ancaman disintegrasi Bangsa yang dilancarkan melalui Proxy War, berupa maraknya peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, masih eksisnya bahaya terorisme, meningkatnya aksi kriminalitas secara kualitas dan kuantitas, serta isu bangkitnya kembali komunisme. Oleh karenanya TMMD ini adalah salah satu upaya TNI AD dalam memperkuat dan memberdayakan ketahanan masyarakat sebagai potensi kekuatan wilayah.
Tambah nya, pelihara kebersamaan dan semangat gotong royong yang sudah terbina dengan baik serta pelihara hasil program TMMD, agar usia pakainya akan lama dan manfaatnya dapat dinikmati oleh warga masyarakat dalam kurun waktu yang cukup panjang. kepada para Dansatgas TMMD ke-97 lakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan TMMD untuk dijadikan bahan perbaikan pada TMMD mendatang. kepada para prajurit yang tergabung dalam satgas TMMD, dengan selesainya kegiatan ini, saya ucapkan terimakasih atas semangat dan dedikasi yang kalian tunjukkan dalam kegiatan ini, segera kembali ke induk pasukan masing-masing dan perhatikan faktor keamanan selama dalam perjalanan.

Upacara penutupan TMMD diisi acara, demonstran polisi cilik dan TNI cilik tantang 12 peraturan lalulintas, taruna Taruni SMK Efarina menunjukkan aksi beladiri yongmodo, tarian tor tor Simalungun yang dibawakan oleh prajurit Rindam dan istri. (Wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.