Walau Minim Perhatian, Hulubalang Ingin Jadi Garda Terdepan Bangkitnya Danau Toba

0
222

SIMANTAB.COM, Simalungun – Untuk meningkatkan memeriahkan kawasan wisata Danau Toba,  terkhusus di sekitaran kota Parapat,  Kecamatan Girsang Sirpanganbolon,  Kabupaten Simalungun,  Ulu Balang adakan pagelaran seni dan budaya di setiap malam Sabtu.  Pagelaran tersebut menurut,  Rosdiana Harianja,  Panglima Ulu Balang wilayah Simalungun, dilakukan selama 10 minggu.

” Pagelaran tersebut sudah berjalan selama 5 Minggu, dan dilaksanakan di open state Parapat.  Acara ini mengundang minat para tamu (turis) untuk melihatnya dan menciptakan keramaian, ” sebutnya, Selasa (16/05/2017), dikota Parapat, sekitar pukul 16. 00 WIB.

Dikata olehnya juga,  pagelaran seni dan budaya dilaksanakan oleh Ulu balang dan dibantu oleh Dinas Pendidikan serta didukung oleh Camat Girsang Sirpangan Bolon. Sedangkan dukungan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun, dianggap masih kurang keseriusannya.

” Minta tenaga pengajar,  mereka bilang mereka juga kekurangan tenaga pengajar. Acara yang kami buat di open state membuat antusias pengunjung untuk hadir dan melihat. Kalau di daerah lain Dinas Pariwisatanya mendukung,  kalau untuk yang kami alami di sini,  mereka mendukung tetapi keseriusannya masih kurang.  Untuk acara yang telah berjalan 5 minggu tidak ada sama sekali bantuan dari Dinas Pariwisata, ” ucapnya.

Ulu Balang juga pernah diundang saat work shop  peningkatan kapasitas pariwisata dikawasan Toba dan sekitarnya diadakan oleh Kementerian Pariwisata di Atsari Hotel,

Saat itu mereka menanyakan kepada BODT untuk tata ruang pembangunan seperti daerah wilayah wisata, wilayah ekonomi, wilayah budi daya keramba,  dan pembenahaan SDM masyarakatnya. Mereka juga menyakan kesadaran masyarakat wisata, apakah akan ada pembenahaan, serta sertifikasi untuk pelayan pariwisata seperti perhotelan dan resto.

Menurutvmere mereka, Hulu Balang sebenarnya garda wisata yang berguna untuk di keamanan. Mereka ada karena prihatin melihat pariwisata disekitaran parapat masih terpuruk. Saat ini tujuan mereka berupaya berbuat bagaimana agar pariwisata itu bangkit kembali. Mereka juga menkgklaim ada di tujuh kabupaten di sekitaran Danau Toba.

” Untuk saat ini dipantai bebas tulisan I Love Danau Toba Simalungun saja mengundang animo masyarakat untuk datang dan berfoto. Untuk yang lain, kita tahu untuk pembenahan pantai telah diwacanakan, ” sebutnya.

Mengenai SDM, mereka berharap ada pembenahan – pembenahan yang dibina lansung oleh Pemerintah, agar nantinya masyarakat siap dengan adanya pembangunan – pembangunan yang dapat meningkatkan kunjungan pariwisata di kota Parapat. (Die)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.