Walikota Sibolga Kembali Mangkir Panggilan Kejatisu

0
145
Walikota Sibolga Syafri H

SIMANTAB.COM, Medan – Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk kembali mangkir dari pemanggilan Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) Atas kasus dugaan korupsi pembebasan lahan dan pembangunan Rumah susun warga (Rusunawa) di Kota Sibolga dengan anggaran Rp 6,8 miliar tahun anggaran (TA) 2012.

” Ya dia (Syarfi Hutauruk) mangkir lagi untuk kedua kalinya hari ini dari jadwal pemeriksaan sebagai saksi. Tetapi hingga saat ini belum ada keterangan berarti dia (Syarfi Hutauruk) mangkir,” ucap Kasi Penkum Kejatisu, Bobbi Sandri saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/6/2016) sebagaimana dilansir Harian88.

Bobbi menyebutkan pihaknya akan kembali memanggil Syarfi hingga habis lebaran nanti.

“Kita akan panggil kembali abis lebaran lah Syarfi, karena ini sudah mau lebaran jadi kita tunggu saja abis lebaran baru kita layangkan kembali pemanggilan ketiga,” bebernya

Bobbi mengatakan pemeriksaan Syarfi terkait kasus Rusunawa yang diduga ada melibatkan orang nomor satu di Sibolga.

“Jika mangkir pada pemanggilan berikutnya akan kita lakukan pemanggilan paksa karena sudah pemanggilan ketiga,” ucap Bobbi

Saat disinggung apakah nantinya Syarfi kemungkinan akan menjadi tersangka. Bobbi tidak menampiknya.

“Kita akan telusuri dulu jika memang nantinya ada keterlibatannya, maka tidak menutup kemungkinan menjadi tersangka,” pungkas Bobbi

Sekedar diketahui, Kejatisu telah menetapkan dua tersangka, yakni Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PKAD) Sibolga Januar Effendi Siregar serta rekanan Adely Lis.

Dua tersangka dijerat dengan Pasal 2 jo Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) KUHPidana. (SN-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.