Warga kelurahan Bane Mendapat Beras Raskin Berbatu dan Lapuk?

0
212

Pematangsiantar – Warga Kelurahan bane kecamatan Siantar Utara, kota Pematangsiantar, kecewa karena beras Raskin ( beras bulog ) yang terkesan tak layak konsumsi. Beras yang mereka peroleh dari pihak kelurahan kondisinya sangay memprihatinkan, beras banyak menirnya ( beras pecah ), beras juga bercampur batu halus dan berbau apek.

Hal tersebut dikatakan oleh Suwandi, warga kelurahan Bane kecamatan Siantar Utara, menurutnya kondisi beras yang tak layak konsumsi tersebut sering diterima oleh warga dengan harga 30 sampai 32 ribu rupiah.

” Inilah kondisi berasnya pak, jelek, banyak berpecahan dan bercampur dengan batu halus, pada hal warga membelinya dengan harga 30 ribuan tapi kondisinya seperti ini, dan sebenarnya kondisi beras udah lama seperti ini dikonsumsi warga” ujar Suwandi

Sementara itu menanggai keluhan warga kelurahan bane,  anggota DPRD dari fraksi partai Gerindra komisi ll . Hendri Dunan Sinaga.Sp mengatakan, pihak pemerintah harus serius dalam menanggapai keluhan masyarakat keterkait dengan beras raskin karena beras tersebut dapat menyebabkan penyakit apabila dikonsumsi masyarakat.

” Harusnya pemerintah terlebih dahulu melakukan pengecekan kondisi beras guna melihat layak tidaknya untuk dikonsumsi warga, baru lah pemerintah mengkontribusikan beras ini kepada warga dan kalau kondisinya seperti ini bagaimana mereka mengkonsumsinya dengan kondisi banyak batu batu halusnya,?” ujar Hendri

Hal senada juga dikatakan oleh Netty Sianturi Ketua DPC partai Gerindra Siantar, ia menyebutkan beras Raskin tersebut memang tidak layak untuk dikonsumsi oleh warga karena kondsi beras yang sudah nyaris membusuk.

” Apakah beras ini layak untuk dikonsumsi warga dengan kondisi nyaris busuk dan banyak batu halusnya? enggak..pihak pemerintah harus memperhatikan masyarakat miskin yang ada dikota Pematangsiantar,dan harus memberikan raskin yang layak!, ” kata Netty geram (TS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.