Warga Mengamuk Serang TNI dan Satpam, 1 Orang Luka dan 2 Sepedamotor Dibakar

0
365

SIMANTAB.COM, Simalungun – Diduga karena penggarapan lahan Kebun PTPN IV Kebun Mayang oleh sejumlah warga dan dihalangi oleh anggota TNI dan Satpam Kabun yang berjaga warga akhirnya mengamuk dan menyerang anggota TNI dan Satpam Kebun.

Kejadian yang terjadi pada Senin (12/12/2016) sekira pukul 22.30 WIB itu, berawal saat dua orang warga yakni Wily dan Aris bertemu dengan Togu Panjaitan dan Beringin Tambunan yang merupakan satpam kebun. Saat itu, Wily meminta kepada keduanya agar memanggi TNI yang juga berjaga di Kabun Mayang supaya datang ke Blok 06, Afdeling 6, Kebun Mayang, Nagori Parbutaran, Kecamatan Bosar Maliga, Kabupaten Simalungun.

Tak berselang lama, TNI yang BKO di Kebun Mayang dan beberapa satpam lainnya seperti Nisnan Sirait (48) juga datang. Saat TNI dan Satpam kebun datang, massa semakin banyak berkumpul dan mulai berbuat anarkis.

Honda Blade yang hancur akibat diserang warga.
Honda Blade yang hancur akibat diserang warga.

Melihat situasi yang mulai tak terkendali, anggota TNI mulai menembakan senjata api ke udara yang tujuannya agar massa membubarkan diri. Tapi massa semakin beringas san melempari satpam dan TNI.

Tak mau ambil resiko lebih, anggota TNI dan anggota satpam kebun melarikan diri. Nahas bagi Misnan, Warga Afdeling 5 ini tak sempat melarikan diri dan dikeroyok warga hingga ia menderita luka koyak pada bagian kepala dan luka lebam pada bagian mata sebelah kiri.

Misnan korban penganiayaan saat dirawat di rumah sakit.
Misnan korban penganiayaan saat dirawat di rumah sakit.

Tak puas menganiaya Misnan, massa juga membakar 2 unit sepedamotor Honda Verza milik Satpam Kebun dan menghancurkan Honda Blade. Puas melakukan pengerusakan massa mulai meninggalkan lokasi kejadian.

Kapolsek Bosar Maligas, AKP K Purba membenarkan kejadian itu dan sampai kini pihak korban belum membuat pengaduan resmi ke Polsek. (Lud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.