Warga Minta Jembatan Penghubung Dolok Malela – Silau Malela Diperbaiki

0
523

SIMANTAB.COM, Simalungun – Putusnya jalan penghubung antara Nagori Dolok Malela dengan Nagori Silau Malela, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, membuat warga merasa gerah, pasalnya jalan penghubung satu-satunya kini tidak bisa difungsikan.

Akibat truk Fuso pengangkut batu krikil yang diduga milik rekanan dalam proyek Pemkab Simalungun itu merusak jembatan saluran irigasi (Bondar, red) yang ada di Huta I, Nagori Dolok Malela membuat warga merasa gerah karena jalan tidak bisa dilalui.

Kerusakan itu diakibatkan karena truk berat itu terperosok ke jembatan saluran irigasi. Hingga ini, menurut keterangan warga belum ada kebijakan yang diambil pihak rekanan untuk mengatasi kerusakan itu. “Kami minta jalan itu diperbaiki, karena untuk ke Gunung Malela, kami biasanya melintasi jalanan ini,” ungkap seorang warga yang saat itu akan melintas di jalan penghubung itu.

Pria yang mengendarai sepedamotor Honda MegaPro ini mengaku kecewa dengan tidak tanggapnya pihak rekanan dalam mengatasi persoalan yang terjadi. Padahal, jalan tersebut adalah ‘jantung’ utama penghubung dua nagori itu.

“Orang Silau Malela ini banyak yang punya ladang di nagori seberang, baik itu Serapuh, Silulu, Dolok Malela, Bandar Siantar dan nagori lainnya. Kami minta jalan ini segera perbaiki, kalau tidak kami akan blokir dimanapun pekerjaan yang dikerjakan oleh pemborong itu,” ungkapnya kesal.

Selain itu, warga lainnya juga mengatakan hal yang sama. Pria yang diketahui bernama Adi ini juga mengaku bahwa pemilik truk atau pihak yang bertanggungjawab untuk melakukan perbaikan sesegera mungkin. “Kalau bisa besok harus sudah bisa dilintasi, karena jalan ini jalan utama kami, dari pada kami harus mutar dari Kecamatan Gunung Maligas,” jelasnya singkat. (Lud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.