Waspadalah, Sirup Merek Kurnia Palsu Beredar

0
179

SIMANTAB.COM, Medan – Waspadalah terhadap barang yang akan di beli menjelang hari raya Idul Fitri, jika lengah membeli barang akan tertipu merk yang palsu. Buktinya seperti yang dialami  Alfian warga  Bandar Kalifa, Jalan Balai Desa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Dusun 6 No 20.

Korban terpaksa mendatangi Polsek Percut Sei Tuan, Senin (26/06) pukul 20.00 WIB untuk membuat laporan penipuan barang minuman merk Sirup Kurnia yang diduga oplosan/palsu.

Informasi yang dilansir laman topmetro.co di Polsek Percut Sei Tuan, korban datang bersama istrinya dan membawa 1 barang bukti yang dicurigai oplosan/palsu mrek Sirup Kurnia.

Korban mengungkapkan sirup tersebut dibeli dari tiga sales yang mengaku bekerja di Sirup Kurnia, korban pun percaya dan membeli 3 lusin, saat di buka sirup tersebut mengeluarkan bau seperti spirtus, pahit, encer,  yang dibelinya pada hari Sabtu (24/6) dari tiga orang sales tersebut.

“Saya terkejut pada waktu membuka tutupnya, Saya lihat mengeluarkan aroma bau dan encer, karena takut masyarakat terkena tipu seperti saya, saya pun datang ke polsek guna menerangkan kejadian ini,” jelas Alfian.

Lanjut dikatakan korban pada saat mau buka Puasa dirinya mau membuat sirup merk Kurnia, dirinya juga sempat meminum sirup tersebut namum rasanya berbeda pada yang aslinya diduga sirup tersebut palsu.

“Pas aku mau minum sirup kurnia itu rasanya kok seperti bau spirtus, aku curiga saat aku cek ternyata sirup itu berbeda dengan sirup aslinya,” ungkapnya saat membuat pengaduan ke Polsek Percut Sei Tuan.

“Saya juga menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati membeli sirup menjelang lebaran, jangan seperti saya,” tambah Alfian.

Bapak tiga anak inipun berharap agar pihak kepolisian dapat menangkap Para pengedar sirup palsu tersebut.

“Saya berharap agar para penipuan sirup dapat segera ditangkap,” harap korban sambil menujukan bukti kepemilikan barang Sirup merek Kurnia miliknya saat dikantor polisi.

“Mana ada sirup encer seperti gini, lihat sendiri, Tak hanya itu pas saya periksa bersama istri sirupnya tidak ada label BPOM,” ujarnya sembari menyebutkan merasa takut karena telah beredar sirup palsu.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Lesman Zendrato mengatakan akan menindaklanjuti pengaduan korban.

“Laporan sudah kita terima dan akan kita tindaklanjut,” singkat Zendrato. (SN-09)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.