Wilkum Polres Labuhanbatu Galakkan Pemberantasan Premanisme

0
225

Labuhanbatu-Wilayah Hukum (Wilkum) Polres Labuhanbatu dibawah pimpinan AKBP Frido situmorang Galakkan pemberantasan premanisme yang suka meminta uang pada seseorang tanpa dasar hukum jelas.Seperti hal yang diamankan Polsekta Kota pinang dalam kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan (K2YD) dan Pemberantasan Premanisme pada Senin, (5/2/2018) sekira pukul 15.30 wib.

Data yang dihimpun Simantab. Com Dalam tersangka Muhammad Iqbal (31) yang diamankan itu, karena diduga melakukan Pungli dijalan Jendral A. Ridwan Kotapinang (pajak inpres).Dimana pelaku meminta uang kepada pemilik Sp. Motor yg parkir di Jln. A. Ridwan Kotapinang (pasar inpres) sebesar Rp. 2.000,- tetapi pelaku tidak menggunakan pakaian parkir.

Dari barang bukti yang ditemukan dari tersangka berupa,Uang kertas pecahan Rp. 2.000,- sebanyak 3 lembar.Akibat ulah pelaku telah diamankan dan dibawa ke Polsekta Kotapinang guna dilakukan pembinaan dan dibuatkan surat pernyataan agar tdk mengulangi lagi perbuatan.

Pungli Lagi

Hal yang sama juga dilakukan Polsek kualuh hulu dalam rangka kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) degan sasaran pemberantasan Premanisme di Wilkum Polsek Kualuh hulu, pada hari ini Senin tanggal 05 Februari 2018 sekira pkl. 14.30 Wib.Juga mengamankan satu orang laki-laki yang diduga sebagai Pelaku Pemungutan liar.

Diketahui pelaku bernama Jefri Hasibuan (30) Warga Aek kanopan Timur, Kecamatan, Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).Mulanya pelaku melakukan pengutipan liar terhadap Kenderaan Bermotor . di Jalan Jendral Sudirman Depan Toko Prima Motor Kel. Aek Kanopan Kec.Kualuh Hulu. Kab.Labura kemudian diamankan.

Dari pelaku polisi berhasil mengamankan berupa Uang sejumlah Rp. 20.000 ( Dua Puluh Ribu Rupiah )
Kini pelaku telah diamankan dan dibawa ke Polsek Kualuh Hulu guna dilakukan pembinaan dan membuat surat pernyatan.(Abi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.