Ya Ampun.! 28 Pelajar di Labuhanbatu Ditangkap Satpol PP

0
2031

Labuhanbatu – Sebanyak 28 Pelajar tergabung (SMK/SMA/SMP) di Labuhanbatu dari berbagai sekolah yang bolos ditangkap Satpol PP. Razia pelajar dilakukan, agar para siswa/siswi yang melakukan Bolos (Cabut) saat jam belajar dapat berefek jera.

Dalam Operasi yang dilakukan Satpol PP, kebanyakan menangkap pelajar di warung dan warnet di kecamatan Rantau Utara dan Selatan.

“Kita harap dengan dilakukannya Razia pelajar ini dapat membuat efek jera terhadap pelajar lainnya, agar di jam sekolah tidak ada lagi yang bolos,” kata PLT Satpol PP A.H Nasution saat dikonfirmasi Simantab.com diruang kerjanya, Rabu (8/11/2017).

Katanya, dalam kegiatan Razia dilakukan terhadapa pelajar itu, karena banyaknya keluhan orang tua murid kalau anaknya kerap bolos sekolah. Dengan begitu selaku penegak Peraturan Daerah (PERDA) kita harus menampung keluhan tersebut.

” Kita mulai kegiatan itu dari pukul 9.00 Wib dan berakhir pada 12.00 Wib. Untuk kegiatan hari ini kita menembak sasaran didua kecematan yaitu Rantau Utara dan Selatan, rencananya kita akan bergerak kecamatan, Bilah Hilir dan Panai hulu. Karena keluhan orang tua korban juga banyak yang mengeluh didaerah sana,” ungkap Haris.

Ditambahkannya, selain dinas yang dipimpinnya itu, Polres Labuhanbatu, Denpom , Kodim, Kompi, Dinas pendidikan,  UPT Sumut, Perhubungan juga terlibat atas operasi itu. Dengan begitu para personil lainya juga terlibat dalam operasi Razia pelajar ini.

” Setelah dengan diadakan operasi ini,sejumlah Warnet dan warung di Labuhanbatu ini akan kita Surati. Tujuannya adalah, ketika anak sekolah (berbaju sekolah) masuk ke lokasi itu agar tidak diterima,” Bilang Haris.(Abi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.