Cak Nun: Presiden Indonesia Sekarang Belum Tepat

Jakarta, Emha Ainun Najib akrab disapa Cak Nun menyatakan bahwa Indonesia mampu melampaui Amerika Serikat dan Rusia. Namun hal itu belum berhasil dicapai karena Presiden Indonesia belum tepat,. Hal tersebut disampaikannya dihadapan kader kader PDI Perjuangan ketika mengisi materi dalam sekolah kader PDIP.

Dalam memberikan paparannya, Cak Nun duduk diapit oleh Puan Maharani (Ketua DPR RI) dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Kegiatan di Sekolah Partai PDIP Jalan Lenteng Agung Jakarta ini dikemas dalam acara buka puasa bersama.

Hasto Kristiyanto (Sekjen PDIP) menyatakan bahwa Cak Nun datang ke acara PDIP atas undangan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri. Dalam paparannya Cak Nun juga membahas tentang hubungannya dengan Megawati. Dimana banyak orang yang merasa dirinya dan Megawati berseberangan, nyatanya tidak.

Pandangan dari Cak Nun ini ditanggapi berbeda oleh berbagai kalangan. Partai partai koalisi pemerintah juga memberikan pendapat yang sejuk tentang paparan yang disampaikan oleh Cak Nun tersebut.

Djarot Syaiful Hidayat sebagai Kepala Sekolah Partai PDIP menyatakan bahwa sekolah partai PDIP akan melakukan kegiatan dialog dengan budayawan dan tokoh tokoh bangsa selama bulan ramadhan ini. Dialog dialog seperti ini akan digalakkan dengan melibatkan komponen partai serta sayap partai seperti Badan Kebudayaan PDIP dan Baitul Muslimin Indonesia.