Kejari Labuhanbatu Diminta Eksekusi Kasus Tindak Pidana Penipuan

0
231

SIMANTAB.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu, Sumatera Utara diminta untuk mengeksekusi kasus tindak pidana penipuan yang dilakukan Marulak Nababan (37) warga Kanopan,Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, sebagaimana putusan Nomor 852/Pid.B/2019/PN Rap atas korban Yanto Panjaitan.

Sebagaimana putusan tersebut yang dibacakan Darma Simbolon,SH Cs pada Selasa 21 Januari 2020 selaku Hakim Ketua menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan.

Kemudian menjatuhkan pidana kepada terdakwa selama 1 Bulan 3 hari. Selanjutnya,menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Elina Flori, SH yang dikonfirmasi atas belum dieksekusinya terdakwa tersebut mengatakan bahwa hasil putusan PN belum diterimanya.

“Kalau sudah kuterima hasil putusannya akan kita lakukan eksekusi. Yang pasti segera akan kita eksekusi hal tersebut,” janji Flori saat di konfirmasi wartawan, Senin (10/2/2020).

Sebelumnya JPU menuntut Marulak Nababan dengan hukuman 2 bulan penjara atas kasus penipuan yang dilakukannya terhadap Yanto Panjaitan. (Abi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here