KORAN SIMANTAB
16 Januari 2026 | 13:39 WIB
No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KESEHATAN
  • KULINER
Beranda Sumut Simalungun
Penampakan tanaman sawit di 125 hektare eks lahan teh di Nagori Bandar Manik oleh PTPN IV. (Simantab/Putra Purba)

Penampakan tanaman sawit di 125 hektare eks lahan teh di Nagori Bandar Manik oleh PTPN IV. (Simantab/Putra Purba)

Krisis Air di Sidamanik Menguat, Dokumen Perizinan Sawit Picu Sorotan Publik

Mahadi Sitanggang Editor: Mahadi Sitanggang
26 November 2025 | 20:39 WIB
Topik: Simalungun
0

Krisis air di Sidamanik semakin parah setelah debit sejumlah umbul menurun hingga 35 persen. Dokumen perizinan sawit menjadi sorotan karena dinilai berpotensi mengganggu daerah tangkapan air. DLH, PDAM, dan pakar hidrologi memberikan penjelasan terkait dampak ekologis yang muncul.

Simalungun|Simantab – Aliran air dari Perkebunan Teh Sidamanik, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, yang selama puluhan tahun menjadi penopang kebutuhan warga, kini terus menurun. Pengeringan bertahap di sejumlah umbul memaksa masyarakat berhemat dan menambah kekhawatiran atas kondisi daerah tangkapan air.

Ketegangan publik meningkat setelah beredar dokumen lingkungan di media sosial. Dalam unggahan itu terlihat dua Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan Lingkungan Hidup (SPPL) yang ditandatangani pejabat berwenang.

Dokumen pertama memuat rencana diversifikasi kebun sawit seluas sekitar 55 hektare dan pengolahan teh berkapasitas 100 ton per hari serta pengelolaan sawit sekitar 312 hektare di Kebun Bah Butong.
Dokumen kedua berisi rencana diversifikasi sawit sekitar 100 hektare dan pembangunan pabrik pengemasan teh berkapasitas 0,21 ton per hari di Kebun Sidamanik. Keduanya ditandatangani pada 27 Mei 2025.

Selain itu, dua Nomor Induk Berusaha (NIB) juga diterbitkan pada 20 Maret 2025 atas nama Bupati Simalungun melalui Kepala DPMPTSP. Rangkaian dokumen ini memunculkan pertanyaan publik mengenai kajian ekologis di kawasan yang merupakan daerah tangkapan air sensitif.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Simalungun, Daniel Silalahi, menegaskan bahwa instansinya tidak menerbitkan izin konversi lahan. DLH hanya memeriksa dokumen lingkungan sesuai ketentuan.

“DLH tidak memberi izin. Kami hanya memeriksa UKL/UPL,” ujarnya di Kantor DLH, Rabu (26/11/2025).

Namun Daniel menyampaikan adanya dugaan ketidaksesuaian antara dokumen dan praktik lapangan.
“Kadang air di hilir kering, tapi di hulu airnya banyak. Ada yang tidak pas. Itu menimbulkan dugaan bahwa mereka memperluas area di luar dokumen,” katanya.

Ia juga menunjukkan perubahan proposal lahan konversi, dari pengajuan awal 155 hektare menjadi 138 hektare yang akhirnya disetujui. Menurutnya, perusahaan masih memiliki ribuan hektare untuk optimalisasi tanpa menyentuh zona sensitif. Perluasan kebun sawit di kawasan resapan air dinilai berpotensi memperparah penyusutan umbul.

DLH mencatat 4 hingga 5 umbul mengalami penurunan debit signifikan sejak 2023.

Kondisi Umbul Bahmita Homitan, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun yang mulai mengering.(Simantab/ist)
Kondisi Umbul Bahmita Homitan, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun yang mulai mengering.(Simantab/ist)


“Ada indikasi ilmiah yang harus ditelusuri. Tidak bisa langsung menyalahkan satu pihak sebelum uji teknis lengkap,” ujarnya.

Di sisi lain, Direktur Utama PDAM, Dodi Ridowin Mandalahi, membenarkan gangguan pasokan air ke Kecamatan Sidamanik dan Pematang Sidamanik.
“Debit umbul kami semakin kecil. Turunnya sekitar 35 persen,” ujarnya pada Rabu (26/11/2025).
PDAM kini menerapkan sistem distribusi bergilir untuk menjaga suplai.

Krisis air ini turut disoroti pakar hidrologi, Hidayati. Ia menjelaskan bahwa perubahan penggunaan lahan dapat merusak struktur infiltrasi dan mengganggu siklus hidrologi.
“Ketika tutupan lahan berubah drastis, kemampuan tanah menahan dan melepas air ikut berubah,” katanya.

Ia menegaskan, daerah tangkapan air yang rusak dapat menyebabkan penurunan debit mata air secara permanen, meski curah hujan tetap.
“Konversi kebun teh menjadi sawit dapat mengubah struktur tanah dan jalur aliran air bawah tanah,” ungkapnya.

Ia menilai perlu dilakukan audit dokumen lingkungan, tracer test, pemantauan debit jangka panjang, serta verifikasi tutupan lahan melalui citra satelit. Penurunan debit umbul di Sidamanik, katanya, adalah peringatan serius bahwa ekosistem air darat tengah berada dalam tekanan.

“Jika tidak ditangani dengan data dan kolaborasi lintas lembaga, Sidamanik bisa masuk fase krisis air yang lebih dalam,” ujarnya.(Putra Purba)

Tags: HidrologiKrisis Airlingkungan hidupPerizinan LingkunganSidamanikSimalungun
ShareTweetSendShareSendSharePinScanShare

Berita Terkait

Ilustrasi petani sawit dengan hasil panennya.(Simantab/AI)
Simalungun

Harga CPO Tinggi, Petani Sawit Simalungun Masih Tertekan

Editor: Mahadi Sitanggang
15 Januari 2026 | 09:50 WIB

Harga CPO global meningkat sepanjang 2025, namun petani sawit Simalungun masih menghadapi disparitas harga TBS dan lemahnya tata kelola sektor...

Read more
Ilustrasi tempat pengolahan sampah terpadu.(Simantab/AI)
Simalungun

Pemkab Simalungun Benahi Sistem Pengelolaan Sampah dari Hilir hingga Hulu

Editor: Mahadi Sitanggang
13 Januari 2026 | 17:59 WIB

Pemkab Simalungun membenahi pengelolaan sampah dari pengangkutan hingga pengolahan TPST berbasis RDF untuk menjawab perubahan pola hidup masyarakat. Simalungun|Simantab -...

Read more
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, Edwin T Simanjuntak, saat diwawancarai di ruangannya.(Simantab/Putra Purba)
Simalungun

Anggaran PBI BPJS Dipangkas Miliaran Rupiah, Dinkes Simalungun Perketat Validasi Penerima

Editor: Mahadi Sitanggang
13 Januari 2026 | 17:18 WIB

Anggaran PBI BPJS Kesehatan di Simalungun turun menjadi Rp62 miliar pada 2026. Dinkes memperketat validasi penerima agar bantuan tepat sasaran....

Read more
Ilustrasi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.(Simantab/AI)
Simalungun

Pemkab Simalungun Siap Implementasikan Sekolah Rakyat, Pembangunan Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Editor: Mahadi Sitanggang
12 Januari 2026 | 17:48 WIB

Pemkab Simalungun menyatakan siap mengimplementasikan Program Sekolah Rakyat, namun pembangunan fisik masih menunggu keputusan pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Simalungun|Simantab...

Read more

Berita Terbaru

Ekonomi

Rial Iran Anjlok, Rp1 Juta Setara Puluhan Miliar di Negeri Mullah

15 Januari 2026 | 10:43 WIB
Nasional

KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Lapor LHKPN 2025

15 Januari 2026 | 10:07 WIB
Simalungun

Harga CPO Tinggi, Petani Sawit Simalungun Masih Tertekan

15 Januari 2026 | 09:50 WIB
Simalungun

Pemkab Simalungun Benahi Sistem Pengelolaan Sampah dari Hilir hingga Hulu

13 Januari 2026 | 17:59 WIB
Simalungun

Anggaran PBI BPJS Dipangkas Miliaran Rupiah, Dinkes Simalungun Perketat Validasi Penerima

13 Januari 2026 | 17:18 WIB
Nasional

Terkendala Lahan, Puluhan Desa Belum Bisa Bangun Gerai Koperasi Merah Putih

13 Januari 2026 | 09:52 WIB
Siantar

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatera Utara Akibat Bibit Siklon Tropis

13 Januari 2026 | 08:57 WIB
Simalungun

Pemkab Simalungun Siap Implementasikan Sekolah Rakyat, Pembangunan Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

12 Januari 2026 | 17:48 WIB
Siantar

Forum Strategis OPD Sumut Hasilkan Tujuh Komitmen, Pematangsiantar Siap Perkuat Sinkronisasi Pembangunan

12 Januari 2026 | 17:36 WIB
Simalungun

Disdukcapil Simalungun Rekam KTP-el Lansia di Ruang Perawatan Rumah Sakit

9 Januari 2026 | 09:16 WIB
Siantar

308 Gugatan Cerai Masuk ke Pengadilan Agama Pematangsiantar Sepanjang 2025

9 Januari 2026 | 08:55 WIB
Siantar

Konflik Penagihan Utang Meningkat di Pematangsiantar, Polisi Ingatkan Bahaya Kekerasan

7 Januari 2026 | 10:11 WIB

  • Kuki
  • Etika Perilaku
  • Hubungi Kami:
  • Karir
  • Layanan
  • Pedoman Siber
  • Peraturan Pers
  • Privasi
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba berita

  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot thailand
  • slot gacor
  • slot gacor hari ini
  • slot gacor
  • slot pulsa
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba berita