Kantor Berita Simantab
Pusat informasi dan berita politik, ekonomi, hukum, budaya dari kabupaten karo, pakpak, dairi, toba, melayu, simalungun dan budaya jawa.

Beredar di Medsos, Dugaan Penipuan oleh Eks Camat di Simalungun

Ilustrasi medsos.

Siantar – Akun Facebook atas nama Siliwangi Sonari dan Viktor Malau menyebarkan foto seorang PNS Pemkab Simalungun, berinisial ZS di berbagai grup Facebook pada Kamis (3/6/2021) siang pukul 13.00 WIB.

Selain menyebar foto ZS, akun dimaksud juga menyebar foto dan identitas mantan Camat Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun berinisial CS. 

Itu dilakukan, menurut Siliwangi Sonari, karena menjadi korban penipuan dari keduanya.

“Dicari melanjutkan DPO Polres, saudara ZS dan saudara CS yang banyak melakukan penipuan dan penggelapan. Mohon dibantu share ke grup ya teman,” tulis akun Siliwangi Sonari di grup Anak Siantar. Unggahan itu dibagikan warganet sebanyak 110 kali. 

Sementara, dari unggahan akun Facebook Viktor Malau yang ikut mengaku sebagai korban juga sudah dibanjiri berbagai komentar warganet di grup Facebook Black Market dan dibagi sebanyak 146 kali.

Baca Juga:

Curhat Pelaku UMKM Diperiksa Polisi

Diperiksa Polisi Karena Kemas Kopi

Hj. Netty Br Sembiring, a Strong Mother

Berhasil Menjaga Keharmonisan Keluarga Dalam Segala Situasi

Viktor Malau menerangkan kejadian atau kronologisnya. Di mana PNS dan mantan Camat tersebut telah menggadai mobil miliknya dan mobil lainnya di beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Simalungun.

“KRONOLOGI, ORANG INI MENGGADAI MOBIL PRIBADI DI BEBERAPA WILAYAH YANG ADA DI KABUPATEN SIMALUNGUN DENGAN CARA MENYEWA/RENTAL MOBIL KORBAN PERBULAN DAN TARGET PELAKU ORANG YANG DIA KENAL DEKAT,” tulisnya.

Viktor Malau juga menuliskan bahwa total keseluruhan mobil yang digadai keduanya diperkirakan sebanyak 40 mobil. 

Bahkan setelah kejadian, para korban tidak dapat menghubungi lagi karena sudah diblokir keduanya.

BACA JUGA

“DAN TOTAL PERKIRAAN MOBIL YANG DIA GADAI 40 MOBIL. DAN KORBAN SUDAH MENGHUBUNGI PELAKU SEMUA WHATSAPP DIBLOKIR DAN JARINGAN MEDIA DIBLOKIR. TOLONG BAGI YANG YANG MELIHAT PELAKU DITAHAN DI TEMPAT SAYA BERTANGGUNG JAWAB SEMUA INFO YANG SAYA BERIKAN,” bebernya.

Dalam postingannya, Viktor Malau menyebut jika ada yang mengenali kedua orang tersebut dia berharap dihubungi melalui WhatsApp di nomor 0822-4621-6729. 

 

“Sudah pns, sudah mantan camat, itu lah hidup masih serakah dan minta ini itu sampai terjadi seperti ini,” tulis akun Emma Ledy Tobing di kolom komentar postingan Viktor Malau.

“Buat laporan ke polisi percuma, gak akan diproses. Awal tahun kami baru kejadian sama seperti itu Laporan Kami langsung ke polda. Tapi yang ada cuma wawancara terus di panggil proses pencarian gak ada,” balas akun Putra Purba.

Pemilik akun Viktor Malau berhasil dikonfirmasi melalui adiknya, Daud Cristian Malau mengatakan, PNS dan mantan Camat Tanah Jawa tersebut telah menyewa mobilnya dengan harga Rp 5,5 juta per bulan.

Semula tak curiga sehingga mobil jenis Xenia Sporty hitam nopol BK 1092 WL diserahkan. Penyerahan di rumah korban, Jalan Besar Tanah Jawa, Nagori Balimbingan, Kabupaten Simalungun.

Seharusnya Anda Tau

Kepala Sekolah Di Kabupaten Simalungun Rentan Dipidana

Penggunaan Dana BOS Diintervensi Oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun

Surat Terbuka Keturunan Partuanon Sidamanik Kerajaan Siantar

Rado Damanik: Tanah Adalah Milik Partuanon

“Waktu si mantan camat itu datang, baik-baik dia bilang perlu mobil. Alasannya mau pesta, jadi rental mobil kami sebulan,” ucap Daud.

Masuk di bulan kedua merental mobil, tertanggal 17 Maret 2021 si mantan camat mentransfer Rp 3 juta. Memasuki tiga bulan, dia tidak bisa lagi dihubungi, korban pun membuat laporan polisi.

“Waktu kami melapor itu 10 Mei ke Polres Simalungun. Tapi sampai sekarang belum ada titik terang. Padahal korbannya uda banyak, termasuk ada di Siantar. Untuk di Tanah Jawa, sudah lima unit mobil dilarikannya,” tutur Daud.

Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Rahmad Wibowo dikonfirmasi, Jumat (4/6/2021) siang, melalui sambungan telepon membenarkan adanya laporan terkait PNS dan mantan Camat Tanah Jawa tersebut.

“Iya ada, tapi masih dalam proses penyidikan. Untuk sejauh ini baru ada dua korban yang melapor,” jawabnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Siantar AKP Edi Sukamto dikonfirmasi mengaku, pihaknya masih akan melakukan pengecekan terkait adanya korban yang sudah melapor ke Polres Siantar. “Kami cek dulu ya,” katanya. (Man2)

Top Radio Banner
Comments
Loading...

Situs ini menggunakan kuki untuk memberikan pengalaman terbaik bagi anda dalam menggunakan layanan kami. Kami memegang komitmen untuk melindungi privasi anda dan menjadikan keamanan data menjadi prioritas kami Setuju Baca Lagi