Pasutri Dibacok Gegara Pelaku Tak Terima Ditegur Saat Antri Beli Gas LPG

0
293

SIMANTAB.COM – Pasangan suami istri (Pasutri) bernama Ahmad Surya Bakti Dalimunthe (27) dan Juliana (30) warga jalan Khairil  Anwar, Kelurahan Soldengan, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, berdarah-darah setelah dibacok dan dipukul oleh tersangka AD warga Sigambal.

Kejadian itu bermula ketika pasutri itu ingin mengambil Gas LPG di SPBU Hockly Sabtu (8/2/2020) sekitar pukul 18.30 Wib. Setelah di lokasi kejadian mereka pun mengambil antrian untuk mendapatkan gas.

Namun tanpa nomor antrian AD langsung tiba-tiba menyelonong ke depan untuk memperoleh gas yang dibagikan pengusaha.

“Ditegur abang ipar saya kenapa tidak pakai antrian bang. Kami juga perlu tapi kami memakai antrian. Karena tidak senang ditegur. AD pun langsung memukul mulut abang ipar saya,” kata Fitri yang merupakan adik kandung korban, Minggu (9/2/2020) pada wartawan.

Kemudian, lanjut Fitri, ternyata persoalan itu bukan sampai disitu ketika AD telah pulang dari pangkalan gas itu. Setelah pulang kakaknya bersama suaminya mereka pun dicegat didepan SPBU oleh AD.

“Tanpa basa-basi AD langsung melayangkan parangnya ke abang saya. Setelah terkena tangannya oleh parang tersebut istrinya pun melerai hingga parang AD mengenai kepala istrinya,” sebut Fitri.

Atas kejadian itu ia pun menyerahkan masalah ini untuk ditangani penegak hukum sesuai nomor Laporan Polisi 188/II/2020/SPKT RES-LB.

“Kita serahkan saja ke hukum bang atas prilaku yang dilakukan AD terhadap keluarga saya,” bilang fitri.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Jama Kita Purba mengatakan akan menindak lanjuti laporan tersebut. “Akan kita tindak lanjuti hal tersebut,” bilang Purba saat di konfirmasi wartawan melalui pesan WhatsAppnya.

Saat ini, kedua korban masih menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit. Pihak keluarga berharap agar pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku.(Abi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here