Take a fresh look at your lifestyle.

Polisi Dalami Kasus Penyiraman Air Keras Wartawan Medan

62

Medan – Pihak kepolisian telah memeriksa dan memintai keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap wartawan media online di Medan, Persada Sembiring (25).

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Selasa (27/7/2021) mengatakan, kepolisian telah memeriksa lima orang saksi untuk mengungkap pelaku dari kasus tersebut.

“Kasusnya masih didalami oleh Polrestabes Medan. Dan sejauh ini sudah ada lima orang saksi yang diperiksa,” ujarnya.

Sebelumnya, Persada Sembiring (25), wartawan salah satu media online di Kota Medan diduga disiram menggunakan air keras pada bagian wajah oleh orang tak dikenal (OTK).

Kekerasan yang dialami korban terjadi di Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan pada Minggu (25/7/2021) malam.

Menurut keterangan rekan korban, Bonni Manullang, Persada Sembiring mengendarai motor datang ke Simpang Selayang untuk bertemu dengan seseorang.

Setibanya di lokasi pertemuan, korban turun dari motor dan menunggu di pinggir jalan karena orang yang akan ditemui belum juga tiba.

Saat menunggu, tiba-tiba datang dua orang pria mengendarai motor dan mendekat ke arah korban. Tanpa berbicara apa- apa, satu orang pria itu turun dari motornya dan langsung menyiramkan sesuatu ke bagian wajah korban yang belakangan diketahui adalah air keras.

Usai disiram air keras, kata Bonni, korban sempat menghubungi dirinya untuk meminta pertolongan, dan dia segera bergegas ke lokasi kejadian.

Sesampai di lokasi kejadian, Bonni langsung membawa korban menggunakan sepeda motor ke Rumah Sakit Umum Pusat H Adam Malik di Jalan Bunga Lau untuk mendapat tindakan medis.

“Saya di telepon dia, katanya ada yang menyiramkan air keras diwajahnya di Simpang Selayang, dan meminta saya datang ke lokasi untuk meminta pertolongan,” ujar Bonni.

Hingga saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak Polsek Medan Tuntungan. Korban juga masih menjalani pengobatan di RSUP Adam Malik. ()

Comments
Loading...