Tumpahkan Air Panas ke Penumpang, Garuda Indonesia Didenda Rp 200 Juta

0
99

SIMANTAB.COM – Seorang pramugari Garuda Indonesia tanpa sengaja menumpahkan air panas ke seorang penumpang. Dan, akibat ketidaksengajaan itu, akhirnya maskapai penerbangan berplat merah itu dihukum dengan denda sebesar Rp 200 juta oleh pengadilan.

Kejadian itu bermula saat seorang penumpang BRA Koosmariam Djatikusumo terbang dari Jakarta menuju Banyuwangi pada 29 Desember 2017 pukul 13.30 WIB dengan GA 264.


Setelah 30 menit lepas landas, Koosmariam meminta dibuatkan teh panas kepada seorang pramugari. Setelah dibuatkan, gelas yang diletakkan di atas nampan itu tanpa sengaja tumpah dan mengenai Koosmariam. Air mengenai kepala, tangan, payudara dan bawah ketiak. Pihak maskapai memberikan Koosmariam gel pereda rasa sakit.

Sekembalinya ke Jakarta,Koosmarian sempat pergi ke dokter kulit dan melaporkan hal tersebut ke PN Jakarta Pusat.

Pada 8 Januari 2019, PN Jakpus memutuskan Garuda telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menghukum membayar ganti rugi sebesar Rp 200 juta kepada Koosmariam. Uang Rp 200 juta sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 92 Tahun 2011.

Tak terima atas putusn PN Jakpus, akhirnya pihak Garuda Indonesia mengajukan banding dan hasilnya tetap sama, maskapai berplat merah ini tetap dihukum dengan denda Rp 200 juta

“Mengabulkan permohonan banding dari Pembanding / Terbanding semula Penggugat dan Terbanding / Pembanding semula Tergugat tersebut. Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 215/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Pst tertanggal 22 Januari 2019 dimohonkan banding tersebut,” demikian bunyi putusan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta sebagaimana dikutip detikcom, Selasa (21/1/2020).

Duduk sebagai ketua majelis Sanwari dengan anggota I Nyoman Adi Juliasa dan Singgih Budi Prakoso. (net)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here