Walikota Siantar Tegaskan Tak Intervensi Penggunaan Dana Kelurahan

0
179

SIMANTAB.COM – Walikota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM menegaskan dirinya sama sekali tidak mengintervensi dana kelurahan yang tahun ini anggarannya mencapai Rp1,2 miliar untuk setiap kelurahan. Anggaran tersebut, kata Hefriansyah, pemanfaatannya sepenuhnya diserahkan kepada warga kelurahan.

Demikian disampaikan Hefriansyah saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Siantar Timur, di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Jalan Siatas Barita Kelurahan Tomuan, Rabu (12/2/2020).

Hefriansyah menjelaskan, pemerintah selalu memberikan pelayanan dan ruang kepada masyarakat untuk mengekspresikan diri. Musrenbang yang dilaksanakan berdasarkan Undang-undang (UU), katanya, ditindaklanjuti melalui Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Pematangsiantar. Selanjutnya, melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang tahapannya, mulai rembuk warga, kemudian Musrenbang Kelurahan, dilanjutkan Musrenbang Kecamatan.

“Manakalah aspirasi-aspirasi bapak/ibu dari Musrenbang Kelurahan ada yang belum terakomodir, mungkin masih bisa dibicarakan dan didiskusikan di Musrenbang Kecamatan pada hari ini. Saya berharap agar nanti dalam membahas dan menyepakati hasil Musrenbang Kecamatan, tolonglah mana yang penting dan prioritas dikedepankan. Perlu saya tegaskan, Musrenbang ini bukan hanya merupakan data usulan kegiatan, tapi juga sudah merupakan daftar skala prioritas,” terangnya.

Masih menurut Hefriansyah, jika nantinya ada harapan yang tidak tertampung di Musrenbang Kecamatan, masih ada Dana Alokasi Khusus (DAK) Kelurahan yang tahun lalu hanya sekitar Rp400 juta, namun tahun ini mencapai Rp1,2 miliar untuk setiap kelurahan. Dana tersebut, katanya, agar dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan sampai ada penyimpangan dan kebocoran.

“Saya tidak akan mengintervensi karena tugas bapak/ibu-lah membangun kelurahan dan desa bapak/ibu sekalian,” katanya.

Dilanjutkan Hefriansyah, dana kelurahan tahun lalu yang sekitar Rp400 juta sudah dimanfaatkan dengan benar. Seperti di Kelurahan Pardomuan Kecamatan Siantar Timur ada Kampung Tematik, Kelurahan Karo Kecamatan Siantar Selatan ada kolam renang, begitu juga di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat juga ada kolam renang.

“Itu semua tidak hanya dinikmati masyarakat Siantar, tapi juga sudah dilihat dan dinikmati masyarakat luar Siantar. Saya harap ke depan bisa dibuat taman bermain anak dan taman bacaan. Jadi tidak hanya bicara sarana dan prasarana, tapi juga bisa mengedukasi dan bermanfaat secara sosial,” jelasnya.

Tampak hadir Camat Siantar Timur Syaiful Rizal SSTP dan para lurah se-Kecamatan Siantar Timur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Siantar Timur, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda. (Rel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here