Musda Partai Golkar Sumut resmi berakhir dengan terpilihnya Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara periode 2025–2030. Proses Musda diwarnai dinamika internal, aklamasi, dan sorotan publik.
Medan|Simantab – Musda XI Partai Golkar Sumut telah selesai digelar Minggu malam (1/2/2026) di Ballroom Hotel JW Marriott, Medan. Dalam forum Musda itu, Andar Amin Harahap resmi terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumut periode 2025-2030 secara aklamasi oleh peserta Musda setelah proses pemilihan berlangsung.
Andar Amin mendapatkan dukungan mayoritas suara dari pemilik suara dalam forum Musda dan dinyatakan sah sebagai ketua yang akan memimpin Golkar Sumut lima tahun ke depan. Calon lain, Hendri Yanto Sitorus, gagal memenuhi syarat dukungan minimal suara sehingga tidak bisa bersaing secara efektif.
Dalam sambutannya usai terpilih, Andar Amin menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan dan mengajak seluruh kader Golkar Sumut untuk bersatu. Ia menekankan pentingnya pembinaan internal organisasi dan persiapan menghadapi tahapan politik nasional mendatang.

Hal-Hal Menarik dalam Proses Musda
1. Pemilihan Secara Aklamasi dan Proses Internal
Andar Amin Harahap terpilih secara aklamasi setelah hampir seluruh suara peserta menyatakan dukungannya. Proses aklamasi ini menunjukkan konsensus di antara pemilik suara atas kepemimpinan baru di Golkar Sumut.
2. Dinamika Politik Internal
Musda ini digelar di tengah dinamika internal yang sempat memanas. Beberapa waktu sebelumnya, Ketua DPD Golkar Sumut periode sebelumnya, Musa Rajekshah (Ijeck), dicopot dari jabatan oleh DPP Partai Golkar menjelang Musda dan digantikan oleh pelaksana tugas hingga Musda selesai. Hal ini memicu sorotan dan perdebatan di internal partai.
3. Insiden Massa di Luar Lokasi Acara
Proses pelaksanaan Musda sempat memanas di luar ruangan acara. Ratusan massa pendukung Golkar yang memakai atribut partai terlibat kericuhan kecil di area sekitar hotel, termasuk saling melempar petasan dan membawa kayu, hingga polisi turun menenangkan situasi sebelum kondisi kembali normal.
4. Imbauan Kader Untuk Solid
Menjelang Musda, sejumlah pimpinan internal mengimbau kader untuk menjaga soliditas dan kondusivitas demi lancarnya forum demokrasi internal partai. Pesan ini disampaikan guna meredam perbedaan pandangan yang wajar dalam proses Musda agar tidak merusak kebersamaan partai.
5. Sorotan Dukungan dan Syarat Calon
Salah satu faktor penting dalam pemilihan ketua adalah dukungan minimal surat dari pemilik suara. Calon yang tidak memenuhi dukungan tersebut tidak dapat bersaing, sehingga memperkuat posisi Andar Amin dalam Musda.(*)






