KORAN SIMANTAB
30 Agustus 2025 | 05:27 WIB
No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KESEHATAN
  • KULINER

Beranda Sumut Simalungun
Grafik Realisasi Retribusi Tanah Jawa.(simantab/ist)

Grafik Realisasi Retribusi Tanah Jawa.(simantab/ist)

Daya Beli Lesu atau Kinerja Lemah? Realisasi Retribusi Tanah Jawa Tak Tercapai, Target 2025 Justru Naik

Mahadi Sitanggang Editor: Mahadi Sitanggang
5 Agustus 2025 | 14:21 WIB
Topik: Simalungun
0

Salah satu penyebab utama kondisi ini adalah menurunnya daya beli masyarakat. Masyarakat kini lebih memilih berbelanja di kampung-kampung, yang berdampak pada sepinya aktivitas di pasar tradisional.

Simalungun|Simantab.com – Realisasi pendapatan dari retribusi pasar dan sampah di Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, hingga tahun 2024 masih jauh dari target yang ditetapkan. Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi pemerintah kecamatan, terlebih target untuk tahun 2025 justru dinaikkan.

Camat Tanah Jawa, Maryaman Samosir, beralasan bahwa salah satu penyebab utama kondisi ini adalah menurunnya daya beli masyarakat. Menurut dia, masyarakat kini lebih memilih berbelanja di kampung-kampung, yang berdampak pada sepinya aktivitas di pasar tradisional.

“Jualan di pasar sudah tidak selaris dulu. Sekarang semua orang lebih suka berbelanja di kampung. Jangankan barang-barang, baju pun orang sudah tidak pernah lagi ke kota,” ujar Maryaman saat dikonfirmasi, Senin (4/8/2025).

Maryaman merinci, hingga tahun 2024, realisasi retribusi di Kecamatan Tanah Jawa menunjukkan angka yang mengkhawatirkan:

  • Retribusi pasar hanya mencapai Rp 31.667.500 dari target Rp 34.177.500.

  • Retribusi sampah terkumpul Rp 31.300.000 dari target Rp 39.138.750.

Total realisasi dari kedua sektor ini mencapai Rp 62.967.500. Namun, di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Simalungun justru menaikkan target untuk tahun 2025 menjadi sekitar Rp 65.000.000.

Maryaman juga mengakui adanya kendala dalam sistem penagihan. Ia menyebut pedagang kerap hanya membayar retribusi sampah sebesar Rp 2.500, bukan retribusi pasar yang semestinya sebesar Rp 15.000 untuk kategori toko. Kondisi ini, menurut dia, tidak sesuai dengan aturan dan berdampak signifikan pada pendapatan daerah.

Untuk mengatasi masalah ini, ia telah menginstruksikan jajarannya di tingkat kecamatan agar lebih giat melakukan penagihan kepada pemilik toko. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah secara signifikan.

Ke mana Anggaran Operasional Truk Sampah?

Pertanyaan lain yang muncul adalah, mengapa tumpukan sampah di bak penampungan tidak pernah diangkut meskipun ada anggaran untuk operasional truk sampah?

Maryaman menjelaskan, meskipun terdapat anggaran Ganti Uang Persediaan (GU) untuk operasional truk sampah, pencairannya tidak selalu cepat.

“Dana itu biasanya dicairkan berdasarkan laporan pertanggungjawaban yang harus diproses melalui prosedur keuangan yang ketat. Proses administrasi ini sering kali memakan waktu, sehingga menyebabkan keterlambatan dalam operasional pengangkutan sampah,” kata Maryaman.

Dugaan Bangunan Liar dan Penjelasan Camat

Dalam liputan ini, terungkap adanya dugaan pembangunan bangunan liar di atas lahan pasar yang merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Simalungun. Bangunan tersebut diduga didirikan oleh Kasi Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Tanah Jawa, Sarti Manik.

Maryaman membantah dugaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa bangunan itu didirikan atas instruksinya dan bukan untuk kepentingan pribadi.

“Bangunan itu adalah tempat penyimpanan alat-alat pengangkut sampah, seperti beko dan keranjang sampah. Itu atas instruksi saya,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim liputan belum berhasil mendapatkan klarifikasi dari Sarti Manik.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Simalungun, Rinton Damanik, juga mengaku tidak mengetahui adanya pembangunan tersebut.

Rinton menjelaskan, penetapan target retribusi yang dinaikkan setiap tahun merupakan hal yang wajar.

“Tentu ada target-target yang harus kita capai, supaya mereka (kecamatan) lebih bekerja melihat potensi-potensi. Kita harus kerja sama-sama,” ujarnya.

Menurut Rinton, kenaikan target tiap tahun merupakan strategi untuk memacu kinerja dan menggali potensi pendapatan daerah secara maksimal.

“Setiap tahun kami kirimkan target ke 32 kecamatan. Itu berdasarkan potensi yang kami lihat. Kalau BPKAD itu fungsinya memicu. Kami harus menaikkan target karena ada target-target yang harus dicapai. Supaya mereka lebih giat bekerja, menggali potensi-potensi,” lanjutnya.

Ia menegaskan, kenaikan target tersebut merupakan dorongan agar seluruh jajaran kecamatan tidak berpuas diri. Harapannya, dengan target yang menantang, semua pihak dapat bekerja lebih optimal untuk meningkatkan pendapatan daerah.

“Dengan kata lain, kenaikan target ini adalah cerminan dari keyakinan pemerintah kabupaten terhadap potensi ekonomi yang ada, meski daya beli masyarakat sedang menurun,” pungkas Rinton.

ShareTweetSendShareSendSharePinScanShare

Berita Terkait

Puskesmas Sipintuangin, di Jalan Simarjarunjung, Parik Sabungan, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun.(Simantab/ist)
Simalungun

Ambulan Tanpa Sopir, Pasien Tanpa Harapan: Tragedi Layanan Darurat di Simalungun

Editor: Mahadi Sitanggang
29 Agustus 2025 | 15:06 WIB

“Banyak puskesmas di Simalungun memang belum punya sopir tetap. Itu sebabnya sering terjadi kekosongan. Sebenarnya ada bahan bakar, tapi tidak...

Read more
Pelaksanaan program MBG di SD Negeri 096135 Rambung Merah, Nagori Pematang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.(Simantab/ist)
Simalungun

Akselerasi Percepatan Program MBG di Kabupaten Simalungun, Korwil BGN: Pembangunan SPPG Terus Ditambah

Editor: Mahadi Sitanggang
29 Agustus 2025 | 10:40 WIB

Program MBG juga memberi dampak pada ekonomi lokal. Setiap dapur diarahkan bekerja sama dengan UMKM, petani, dan peternak setempat. Simalungun|Simantab...

Read more
Pelantikan PPPK Simalungun Tahun 2025.(simantab/ist)
Simalungun

Rekrutmen PPPK Simalungun Disorot: DPRD Didesak Bentuk Pansus, Dugaan Kecurangan Mengemuka

Editor: Mahadi Sitanggang
28 Agustus 2025 | 18:05 WIB

Desakan ini mencuat setelah DPRD menerima banyak aduan masyarakat dan melakukan survei lapangan. Dari hasil penelusuran, ditemukan sejumlah kejanggalan yang...

Read more
Stadion Mini Raya hingga kini masih terkunci rapat dan tanpa kelanjutan perawatan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Simalungun.(Simantab/Ronal Sibuea)
Simalungun

Stadion Mini Raya Simalungun Terkunci, Rumput Liar Jadi Penonton

Editor: Mahadi Sitanggang
27 Agustus 2025 | 11:37 WIB

“Ini bukan cuma soal proyek, tapi soal masa depan atlet. Kami menunggu bisa berolahraga di sana, tapi kenyataannya stadion dikunci.“...

Read more

Berita Terbaru

Medan

Medan Memanas: Massa Buruh Blokade Jalan Imam Bonjol, DPRD Sumut Jadi Titik Sentral Aksi

29 Agustus 2025 | 16:46 WIB
Simalungun

Ambulan Tanpa Sopir, Pasien Tanpa Harapan: Tragedi Layanan Darurat di Simalungun

29 Agustus 2025 | 15:06 WIB
Simalungun

Akselerasi Percepatan Program MBG di Kabupaten Simalungun, Korwil BGN: Pembangunan SPPG Terus Ditambah

29 Agustus 2025 | 10:40 WIB
Nasional

Massa Terus Kepung Mako Brimob Kwitang Pagi Ini

29 Agustus 2025 | 10:20 WIB
Simalungun

Rekrutmen PPPK Simalungun Disorot: DPRD Didesak Bentuk Pansus, Dugaan Kecurangan Mengemuka

28 Agustus 2025 | 18:05 WIB
Siantar

Klarifikasi Kejaksaan dan DPRD Soal Isu Intervensi Proyek di Pematangsiantar

27 Agustus 2025 | 15:28 WIB
Simalungun

Stadion Mini Raya Simalungun Terkunci, Rumput Liar Jadi Penonton

27 Agustus 2025 | 11:37 WIB
Simalungun

Bupati Lantik Mixnon Simamora Jadi Sekda Simalungun, Ingatkan Perkembangan AI

27 Agustus 2025 | 10:58 WIB
Nasional

Demo 25 Agustus di DPR Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata dan Lalin Dialihkan

25 Agustus 2025 | 16:53 WIB
Simalungun

Pengawasan Tumpul: Buruh Simalungun Hadapi Nasib Suram di Balik UMK Rp3 Juta

25 Agustus 2025 | 15:49 WIB
Simalungun

Nadi Perekonomian Serbelawan Tetap Berdenyut di Tengah Abu, Pedagang Bertahan di Lapak  Hangus dan Tolak Relokasi

25 Agustus 2025 | 14:47 WIB
Simalungun

Menelusuri Serbelawan, dari Stasiun Tua hingga Ikrar Perlawanan

23 Agustus 2025 | 14:21 WIB

  • Kuki
  • Etika Perilaku
  • Hubungi Kami:
  • Karir
  • Layanan
  • Pedoman Siber
  • Peraturan Pers
  • Privasi
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba

  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor