KORAN SIMANTAB
17 Januari 2026 | 05:16 WIB
No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KESEHATAN
  • KULINER
Beranda Sumut Siantar
L Siregar (45), penenun ulos di Jalan Aries 1, Bah Kapul, masih setia menenun secara mandiri di teras rumahnya.(Simantab/Putra Purba)

L Siregar (45), penenun ulos di Jalan Aries 1, Bah Kapul, masih setia menenun secara mandiri di teras rumahnya.(Simantab/Putra Purba)

Kampung Tenun Ulos Bah Kapul Sepi, Program Pemberdayaan di Pematangsiantar Mandek

Mahadi Sitanggang Editor: Mahadi Sitanggang
13 Oktober 2025 | 14:39 WIB
Topik: Siantar
0

Dua tahun setelah diresmikan, Kampung Tenun Ulos Bah Kapul di Pematangsiantar kini sepi. Program pemberdayaan yang dijanjikan pemerintah tak berjalan, sementara para penenun bertahan di tengah kekecewaan.

Pematangsiantar|Simantab – Di Jalan Aries 1, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, berdiri deretan rumah yang sebagian dihuni para penenun ulos. Dua tahun lalu, kawasan ini diresmikan sebagai Kampung Tenun Ulos Siantar dengan janji besar: menjadi pusat pengembangan ulos dan wadah bagi ribuan perajin tradisional. Kini, suasananya justru sunyi, jauh dari semangat pemberdayaan yang dulu dijanjikan.

Peresmian dilakukan oleh wali kota periode 2022–2024 bersama Ketua Dekranasda pada 11 Oktober 2023. Saat itu, pemerintah menargetkan 2.300 perajin bergabung dalam koperasi Ulos Siantar Sejahtera sebagai motor ekonomi baru warga Bah Kapul. Namun, janji itu belum terwujud. Kawasan yang dulu diramaikan dengan alat tenun kini lebih sering tertutup, dan sebagian alat tenun yang dipamerkan saat peresmian mulai berdebu.

Salah satu penenun yang masih bertahan, L Siregar (45), menatap kosong alat tenunnya yang mulai usang. Ia mengaku kecewa karena program kampung tenun berhenti di seremoni.

“Dulu katanya mau dibina, dibuatkan koperasi, dibantu pemasaran. Tapi sampai sekarang tidak ada kabar. Kami tetap bekerja sendiri-sendiri,” ujarnya, Senin (13/10/2025).

Menurut Siregar, tak ada pelatihan baru, pembeli tetap, ataupun fasilitas pendukung. Ia sempat menaruh harapan besar ketika pemerintah datang langsung ke kampung mereka.

“Saya sampai tidak ambil pesanan dari Balige karena mau fokus ke koperasi. Tapi ternyata tidak jelas. Koperasinya saja saya tidak tahu di mana kantornya,” katanya.

Kini, ia menenun secara mandiri dan menjual hasil karyanya lewat media sosial dengan bantuan anaknya.

“Kalau cuma mau foto-foto waktu peresmian, kami sudah capek. Kami butuh pendampingan dan pelatihan, bukan janji,” tegasnya.

Baginya, ulos bukan sekadar kain, melainkan warisan yang harus dijaga. Ia berharap kampung mereka benar-benar dijadikan pusat budaya hidup, bukan sekadar papan nama.

“Kami ini penerus ulos Siantar. Tapi kalau tidak ada yang bantu, nanti tinggal sejarah. Anak muda sudah banyak pindah kerja ke luar kota,” ujarnya.

Penenun lain, Rosa Simanungkalit (37), juga menyayangkan lambatnya tindak lanjut program. Ia menilai pemerintah terlalu cepat memberi label “kampung wisata” tanpa menyiapkan dasar yang kuat.

“Kalau memang mau jadi kampung wisata, mana wisatawannya? Kami saja tidak tahu siapa pengelolanya. Semua masih kerja di rumah masing-masing,” katanya.

Rosa menambahkan, para penenun sempat diminta bergabung ke koperasi, tetapi belum pernah melihat pengurus atau kegiatan nyata. “Kami hanya dengar namanya, tapi tidak pernah ada sosialisasi,” tambahnya.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata Pematangsiantar, Harpenas Hutagalung, mengakui bahwa program Kampung Tenun Ulos belum berjalan optimal karena keterbatasan anggaran dan koordinasi.

“Kami akui, program ini belum sesuai rencana. Ada kendala pada pembiayaan dan perubahan struktur organisasi,” jelasnya.

Ia menyebut pihaknya sedang menyiapkan rencana revitalisasi dengan pelatihan lanjutan dan promosi digital. “Kami akan berkolaborasi dengan Dekranasda dan Dinas Koperasi agar tahun depan Kampung Ulos bisa kembali aktif dan menjadi daya tarik wisata budaya,” ujarnya.

Kini, para penenun Bah Kapul masih bertahan di tengah kesunyian, menenun bukan hanya kain, tapi juga harapan. Potensi kampung ini sebenarnya besar, dengan komunitas penenun aktif dan akses mudah. Namun, tanpa pendampingan dan tata kelola berkelanjutan, label “kampung budaya” hanya akan menjadi slogan di papan nama yang mulai pudar di pinggir Jalan Aries 1.

“Ulos itu hidup kami. Tapi kalau kampung ini dibiarkan begini terus, nanti tinggal sejarahnya saja yang dikenang,” tutup Rosa lirih.(Putra Purba)

Tags: Bah Kapulekonomi kreatifKampung Tenun UlospematangsiantarUlos Siantar
ShareTweetSendShareSendSharePinScanShare

Berita Terkait

Hujan deras mengguyur ruas jalan di Kota Pematangsiantar. BMKG memperkirakan cuaca ekstrem berpotensi melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara akibat pengaruh Bibit Siklon Tropis di Samudra Hindia.(Simantab/Putra Purba)
Siantar

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatera Utara Akibat Bibit Siklon Tropis

Editor: Mahadi Sitanggang
13 Januari 2026 | 08:57 WIB

BMKG memprediksi potensi cuaca ekstrem di Sumatera Utara akibat Bibit Siklon Tropis 91S, dengan ancaman hujan lebat, angin kencang, dan...

Read more
Kantor Bappelitbangda Kota Pematangsiantar,Jl Merdeka.(Simantab/Putra Purba)
Siantar

Forum Strategis OPD Sumut Hasilkan Tujuh Komitmen, Pematangsiantar Siap Perkuat Sinkronisasi Pembangunan

Editor: Mahadi Sitanggang
12 Januari 2026 | 17:36 WIB

Forum Strategis OPD Sumut menghasilkan tujuh komitmen bersama untuk memperkuat sinkronisasi pembangunan daerah, Pematangsiantar siap menyesuaikan arah perencanaan agar berdampak...

Read more
Ilustasi foto dibuat oleh AI
Siantar

308 Gugatan Cerai Masuk ke Pengadilan Agama Pematangsiantar Sepanjang 2025

Editor: Mahadi Sitanggang
9 Januari 2026 | 08:55 WIB

Pengadilan Agama Pematangsiantar mencatat 308 gugatan perceraian sepanjang 2025, naik sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pematangsiantar|Simantab - Pengadilan Agama Kota...

Read more
Ilustrasi aksi debt collector mengangkut sepeda motor debitur.(Simantab/ai)
Siantar

Konflik Penagihan Utang Meningkat di Pematangsiantar, Polisi Ingatkan Bahaya Kekerasan

Editor: Mahadi Sitanggang
7 Januari 2026 | 10:11 WIB

Konflik penagihan utang kendaraan bermotor meningkat di Kota Pematangsiantar sepanjang 2025, polisi mengingatkan bahaya kekerasan dan mendorong penyelesaian sesuai hukum....

Read more

Berita Terbaru

Ekonomi

Rial Iran Anjlok, Rp1 Juta Setara Puluhan Miliar di Negeri Mullah

15 Januari 2026 | 10:43 WIB
Nasional

KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Lapor LHKPN 2025

15 Januari 2026 | 10:07 WIB
Simalungun

Harga CPO Tinggi, Petani Sawit Simalungun Masih Tertekan

15 Januari 2026 | 09:50 WIB
Simalungun

Pemkab Simalungun Benahi Sistem Pengelolaan Sampah dari Hilir hingga Hulu

13 Januari 2026 | 17:59 WIB
Simalungun

Anggaran PBI BPJS Dipangkas Miliaran Rupiah, Dinkes Simalungun Perketat Validasi Penerima

13 Januari 2026 | 17:18 WIB
Nasional

Terkendala Lahan, Puluhan Desa Belum Bisa Bangun Gerai Koperasi Merah Putih

13 Januari 2026 | 09:52 WIB
Siantar

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatera Utara Akibat Bibit Siklon Tropis

13 Januari 2026 | 08:57 WIB
Simalungun

Pemkab Simalungun Siap Implementasikan Sekolah Rakyat, Pembangunan Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

12 Januari 2026 | 17:48 WIB
Siantar

Forum Strategis OPD Sumut Hasilkan Tujuh Komitmen, Pematangsiantar Siap Perkuat Sinkronisasi Pembangunan

12 Januari 2026 | 17:36 WIB
Simalungun

Disdukcapil Simalungun Rekam KTP-el Lansia di Ruang Perawatan Rumah Sakit

9 Januari 2026 | 09:16 WIB
Siantar

308 Gugatan Cerai Masuk ke Pengadilan Agama Pematangsiantar Sepanjang 2025

9 Januari 2026 | 08:55 WIB
Siantar

Konflik Penagihan Utang Meningkat di Pematangsiantar, Polisi Ingatkan Bahaya Kekerasan

7 Januari 2026 | 10:11 WIB

  • Kuki
  • Etika Perilaku
  • Hubungi Kami:
  • Karir
  • Layanan
  • Pedoman Siber
  • Peraturan Pers
  • Privasi
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba berita

  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot thailand
  • slot gacor
  • slot gacor hari ini
  • slot gacor
  • slot pulsa
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba berita