KORAN SIMANTAB
11 Januari 2026 | 18:10 WIB
No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KESEHATAN
  • KULINER
Beranda Sumut Siantar
Para petani di Kecamatan Siantar Marimbun, sedang panen di tengah himpitan alih fungsi lahan.(Simantab/Putra Purba)

Para petani di Kecamatan Siantar Marimbun, sedang panen di tengah himpitan alih fungsi lahan.(Simantab/Putra Purba)

Masa Depan Pangan Kota Pematangsiantar: Hilirisasi dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Tantangan

Mahadi Sitanggang Editor: Mahadi Sitanggang
3 Oktober 2025 | 14:11 WIB
Topik: Siantar
0

Petani Pematangsiantar hadapi tantangan hilirisasi dan krisis regenerasi. Dukungan pemerintah, modernisasi, dan kepastian harga jadi kunci masa depan pangan.

Pematangsiantar|Simantab – Di tengah maraknya alih fungsi lahan dan menurunnya minat generasi muda untuk bertani, para petani di Kota Pematangsiantar terus berjuang menjaga keberlanjutan pangan.

Meski wilayah ini menjadi salah satu sentra pertanian di Sumatera Utara, sawah dan ladang di Kecamatan Siantar Marimbun dan Pematang Marihat masih menjadi tumpuan banyak keluarga. Namun, kesejahteraan petani belum sepenuhnya terwujud.

Petani Siantar Minta Hilirisasi Nyata, Bukan Sekadar Janji

Ketua Gapoktan Suka Maju Kecamatan Siantar Marimbun, Jonter Hasibuan (42), menyebut hilirisasi sebagai jalan penting. Menurutnya, hilirisasi tidak hanya soal nilai tambah produk, tetapi juga menyangkut pengelolaan dan pemasaran yang efektif.

“Hilirisasi itu bukan sekadar menghasilkan jagung atau padi, tapi menciptakan produk akhir yang punya nilai lebih. Misalnya beras kemasan atau olahan untuk ternak. Dengan begitu, pendapatan petani bisa meningkat,” ujarnya, Kamis (2/10/2025).

Ia menilai tanpa edukasi dan dukungan pengolahan hasil, petani akan terus terjebak dalam rantai distribusi yang merugikan.

“Petani harus paham pentingnya pengolahan dan pemasaran supaya penghasilan benar-benar meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, petani di Kelurahan Pematang Marihat, Rento Silitonga (33), menyoroti soal regenerasi. Menurutnya, anak-anak muda masih enggan turun ke sawah.

“Mayoritas petani di sini sudah berusia tua. Kalau tidak ada penerus, siapa lagi yang akan menjaga pangan kita?” katanya.

Ia menekankan perlunya dukungan pemerintah agar petani memiliki akses modal, pelatihan, dan pasar.

“Petani butuh kepastian harga. Kalau hasil panen tidak sebanding dengan biaya, siapa lagi yang mau bertahan di sawah?” ujarnya.

Menurut Rento, jika pemerintah hadir dengan kebijakan hilirisasi yang serius, menyediakan pelatihan, akses modal, dan pasar, situasi bisa berbeda. “Selama ini yang sering muncul hanya program seremonial, sementara kenyataannya petani tetap sendirian menghadapi harga pupuk mahal, panen murah, dan lahan yang makin sempit,” tutupnya.

Ketika Hilirisasi Jadi Kunci, Mengapa Petani Masih Jauh dari Sejahtera?

Golfrit Sinaga, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Siantar Marimbun, menegaskan pentingnya dukungan konkret bagi petani.

“Kita mendorong petani jangan berhenti di produksi saja. Jagung bisa diolah jadi pakan ternak, beras bisa dipasarkan dengan merek sendiri. Itu semua butuh akses modal, pelatihan, dan kepastian harga,” jelasnya.

Menurut Golfrit, regenerasi petani mungkin terjadi bila bertani terlihat modern dan menguntungkan. “Anak muda pasti tertarik kalau bertani bisa pakai teknologi digital, bukan lagi identik dengan kerja berat berpenghasilan pas-pasan,” tambahnya.

Sementara itu, pengamat pertanian Roeskani Sinaga menyebut hilirisasi dan mekanisasi sebagai kunci. Ia mencontohkan, satu hektare sawah bisa menghasilkan enam ton gabah kering panen dengan potensi keuntungan Rp20 juta per musim, bila panen dilakukan efisien dengan mesin.

“Negara maju seperti Jepang, China, dan Amerika tidak pernah meninggalkan mekanisasi. Mereka melindungi petani dengan teknologi, subsidi, hingga jaminan pasar. Indonesia harus belajar dari situ,” ujar Roeskani, Jumat (3/10/2025).

Ia menegaskan hilirisasi dan mekanisasi bukan pilihan, melainkan keharusan jika Indonesia ingin mandiri pangan.

Ancaman Regenerasi Petani

Roeskani menuturkan, data BPS menguatkan kekhawatiran. Pada 2013 sekitar 60,79 persen pengelola usaha pertanian berusia di atas 45 tahun. Sepuluh tahun kemudian angkanya naik menjadi 66,44 persen.

Mayoritas petani hanya berpendidikan SD ke bawah, sementara 60 persen rumah tangga usaha tani menguasai lahan kurang dari 0,5 hektare.

Akibatnya, pendapatan petani gurem sangat rendah. Pada 2023, rata-rata hanya Rp44.507 per hari kerja (sekitar 43 kali lebih rendah dibanding petani non-skala kecil).

“Tak heran jika anak-anak muda enggan melanjutkan profesi orang tuanya,” tutupnya.

Jalan Panjang Menuju Petani Sejahtera

Meski penuh tantangan, hilirisasi pertanian tetap dianggap peluang besar. Bagi Roeskani, kunci utamanya ada pada keberanian berinovasi dan keberpihakan kebijakan.

“Kalau hilirisasi benar-benar diterapkan, petani tidak hanya sejahtera, tapi juga berdaulat,” tegasnya.

Dengan lahan yang makin menyusut, usia petani yang menua, dan tantangan global yang kian kompleks, masa depan pangan di Pematangsiantar dan Indonesia bergantung pada satu hal: berani atau tidak melakukan terobosan nyata.

Tags: #Alih fungsi lahan pertanian#Hilirisasi pertanian#Krisis regenerasi petani#Masa depan pangan Pematangsiantar#Pertanian berkelanjutan#Petani Pematangsiantar
ShareTweetSendShareSendSharePinScanShare

Berita Terkait

Ilustasi foto dibuat oleh AI
Siantar

308 Gugatan Cerai Masuk ke Pengadilan Agama Pematangsiantar Sepanjang 2025

Editor: Mahadi Sitanggang
9 Januari 2026 | 08:55 WIB

Pengadilan Agama Pematangsiantar mencatat 308 gugatan perceraian sepanjang 2025, naik sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pematangsiantar|Simantab - Pengadilan Agama Kota...

Read more
Ilustrasi aksi debt collector mengangkut sepeda motor debitur.(Simantab/ai)
Siantar

Konflik Penagihan Utang Meningkat di Pematangsiantar, Polisi Ingatkan Bahaya Kekerasan

Editor: Mahadi Sitanggang
7 Januari 2026 | 10:11 WIB

Konflik penagihan utang kendaraan bermotor meningkat di Kota Pematangsiantar sepanjang 2025, polisi mengingatkan bahaya kekerasan dan mendorong penyelesaian sesuai hukum....

Read more
Genangan air akibat drainase tersumbat tampak di area lapak pedagang ayam potong Pasar Balerong eks Gedung IV Pasar Horas, Pematangsiantar. Kondisi ini dikeluhkan pedagang karena menghambat aktivitas jual beli dan menimbulkan bau menyengat. (Simantab/Putra Purba)
Siantar

Drainase Tersumbat, Aktivitas Pedagang di Pasar Balerong Pematangsiantar Terganggu

Editor: Mahadi Sitanggang
6 Januari 2026 | 21:39 WIB

Drainase tersumbat menyebabkan genangan air dan mengganggu aktivitas pedagang di Pasar Balerong Pematangsiantar. Pedagang berharap penanganan menyeluruh dari pengelola pasar....

Read more
Simantab/ai
Siantar

Waspada Super Flu H3N2 Mengintai, Dinkes Pematangsiantar Tekankan Disiplin Imunitas dan Deteksi Dini

Editor: Mahadi Sitanggang
6 Januari 2026 | 21:20 WIB

Waspada Super Flu H3N2 di Pematangsiantar, Dinas Kesehatan tekankan disiplin imunitas, penggunaan masker, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan...

Read more

Berita Terbaru

Simalungun

Disdukcapil Simalungun Rekam KTP-el Lansia di Ruang Perawatan Rumah Sakit

9 Januari 2026 | 09:16 WIB
Siantar

308 Gugatan Cerai Masuk ke Pengadilan Agama Pematangsiantar Sepanjang 2025

9 Januari 2026 | 08:55 WIB
Siantar

Konflik Penagihan Utang Meningkat di Pematangsiantar, Polisi Ingatkan Bahaya Kekerasan

7 Januari 2026 | 10:11 WIB
Nasional

Pemerintah Meminta Warga Tetap Tenang, Virus Super Flu Tidak Berbahaya

7 Januari 2026 | 07:57 WIB
Siantar

Drainase Tersumbat, Aktivitas Pedagang di Pasar Balerong Pematangsiantar Terganggu

6 Januari 2026 | 21:39 WIB
Siantar

Waspada Super Flu H3N2 Mengintai, Dinkes Pematangsiantar Tekankan Disiplin Imunitas dan Deteksi Dini

6 Januari 2026 | 21:20 WIB
Simalungun

DPMN Simalungun Temukan 13 BUMNag Bermasalah, Pemkab Perkuat Pembinaan

5 Januari 2026 | 15:06 WIB
Simalungun

UMK Simalungun 2026 Naik 8,5 Persen, Berlaku Mulai 1 Januari

5 Januari 2026 | 14:55 WIB
Nasional

Penebangan Mahoni di Jalan Asahan Simalungun Dipersoalkan, Rekomendasi PUTR Bukan Izin

21 Desember 2025 | 14:23 WIB
Siantar

Sepekan Operasional Terminal Tanjung Pinggir, Kepatuhan PO Masih Jadi Tantangan

21 Desember 2025 | 13:52 WIB
Simalungun

Pemkab Simalungun Dorong Kenaikan PBB 2026 untuk Menutup Penurunan Dana Pusat

21 Desember 2025 | 13:38 WIB
Simalungun

Pemkab Simalungun Kembali Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2025

18 Desember 2025 | 16:52 WIB

  • Kuki
  • Etika Perilaku
  • Hubungi Kami:
  • Karir
  • Layanan
  • Pedoman Siber
  • Peraturan Pers
  • Privasi
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba berita

  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot thailand
  • slot gacor
  • slot gacor hari ini
  • slot gacor
  • slot pulsa
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba berita