KORAN SIMANTAB
29 November 2025 | 10:45 WIB
No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KESEHATAN
  • KULINER
Beranda Sumut Siantar
Suasana belajar di salah satu kelas SMA Negeri 3 Kota Pematangsiantar.(Simantab/Putra Purba)

Suasana belajar di salah satu kelas SMA Negeri 3 Kota Pematangsiantar.(Simantab/Putra Purba)

Menimbang Efektivitas Sekolah Lima Hari di Pematangsiantar: Antara Penyesuaian, Tantangan, dan Realitas di Lapangan

Mahadi Sitanggang Editor: Mahadi Sitanggang
8 November 2025 | 12:46 WIB
Topik: Siantar
0

Setelah satu semester penerapan sekolah lima hari di Sumatera Utara, sejumlah sekolah di Pematangsiantar masih beradaptasi. Evaluasi menunjukkan dampak beragam terhadap siswa, guru, dan orang tua.

Pematangsiantar|Simantab – Hampir satu semester berjalan sejak penerapan kebijakan sekolah lima hari oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut). Meski telah diimplementasikan di berbagai daerah, riak pro dan kontra masih terus terdengar, terutama pada tingkat kabupaten dan kota.

Kebijakan yang dimulai pada tahun ajaran baru 2025/2026 itu berlaku untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB, sementara untuk jenjang lain masih dalam tahap kajian.

Pelaksana Tugas Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumut Wilayah VI, Augus Sinaga, menjelaskan bahwa kesiapan setiap daerah berbeda. Menurutnya, penerapan sekolah lima hari harus disesuaikan dengan kondisi lokal, terutama terkait infrastruktur, transportasi, dan sarana belajar.

“Tidak semua sekolah harus dipaksa serentak. Untuk sekolah di wilayah terpencil kami sarankan model bertahap: mulai dari sekolah percontohan di kota, evaluasi kuantitatif dan kualitatif, lalu diterapkan di kecamatan yang siap,” ujarnya, Jumat (3/11/2025).

Augus menambahkan, program pendampingan teknis bagi kepala sekolah dan pengurus komite sudah dilakukan untuk menyesuaikan jadwal pembelajaran agar total jam belajar mingguan tetap terpenuhi tanpa membuat siswa kelelahan.

Terkait penerapan di Pematangsiantar, Augus menuturkan pendekatan yang digunakan bersifat campuran. Beberapa SMA negeri telah menjalankan kebijakan ini sejak Juli, sementara sekolah lain masih pada tahap uji coba dan penyesuaian kegiatan ekstrakurikuler.

“Kami mendorong fleksibilitas. Kegiatan ekstrakurikuler yang biasanya dilakukan pada Sabtu dapat digeser ke sore hari atau dikemas menjadi program komunitas Minggu, asalkan tidak mengurangi kualitas pembelajaran,” jelasnya.

Ia juga menyoroti kesiapan tenaga pendidik sebagai faktor penting. Banyak guru, katanya, memerlukan pelatihan manajemen kelas agar mampu mengelola jam belajar lebih panjang dan menjaga semangat siswa.

“Pemberian insentif jam tambahan dan rotasi guru pada sore hari menjadi solusi sementara sambil menunggu pelatihan lanjutan,” katanya.

Dinas Pendidikan Siantar: Butuh Kajian Lebih Dalam

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, Hamdani Lubis, menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti surat gubernur dan menggelar rapat dengan Komisi II DPRD untuk membahas mekanisme pelaksanaan.

“Sudah ada pembahasan awal. Selanjutnya kita butuh kajian terperinci dan masukan dari sekolah, komite, serta tokoh masyarakat,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).

Dinas Pendidikan juga tengah melakukan kajian mendalam sebelum memperluas kebijakan ke jenjang PAUD, SD, dan SMP.

Pengamat: Kebijakan Harus Berdasarkan Data, Bukan Tren

Pengamat pendidikan Sumatera Utara, Muhammad Rizal Hasibuan, menilai bahwa setelah satu semester, hasil penerapan sekolah lima hari masih beragam.

“Ada peningkatan disiplin di beberapa sekolah, tetapi juga muncul keluhan orang tua terkait waktu belajar yang panjang dan dampaknya terhadap ekonomi keluarga. Anak-anak tidak lagi membantu usaha keluarga pada Sabtu,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).

Menurut Rizal, evaluasi sebaiknya berbasis indikator terukur: capaian belajar, kesehatan mental siswa, partisipasi kegiatan ekstrakurikuler, serta dampak sosial-ekonomi keluarga.

“Pemadatan jam belajar hingga sore hari bisa membuat siswa, terutama jenjang dasar, kehilangan fokus,” jelasnya.

Ia menyarankan agar kebijakan lima hari sekolah diterapkan secara adaptif dan berbasis data, bukan semata mengikuti tren nasional.

“Kombinasi empat setengah hari belajar formal dengan setengah hari Sabtu untuk kegiatan ekstrakurikuler, keagamaan, dan komunitas bisa menjaga keseimbangan antara akademik dan sosial,” sarannya.

Lebih jauh, Rizal menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan ini bergantung pada kemampuan pemerintah daerah menyesuaikan kebijakan teknis dengan karakter lokal.

“Untuk Pematangsiantar dan Simalungun, sebaiknya dimulai dengan uji coba berbasis wilayah. Libatkan komite sekolah dan guru dalam evaluasi agar keputusan diambil berdasarkan data, bukan sekadar perintah,” tandasnya.(Putra Purba)

Tags: DisdikEkstrakurikulerpematangsiantarPendidikanSekolah Lima Hari
ShareTweetSendShareSendSharePinScanShare

Berita Terkait

Ilustrasi MUI respons niat Maruarar Sirait bantu Palestina melalui kolekter natal nasional.(Simantab/ai)
Siantar

MUI Siantar–Simalungun Tegaskan Bantuan Natal untuk Palestina Tidak Langgar Aturan Agama

Editor: Mahadi Sitanggang
28 November 2025 | 17:14 WIB

MUI Kota Pematangsiantar dan MUI Simalungun menegaskan bahwa bantuan umat Kristiani dalam Perayaan Natal Nasional untuk rakyat Palestina tidak melanggar...

Read more
Hujan deras mengguyur Kota Pematangsiantar aktivitas warga sempat melambat.(Simantab/Putra Purba)
Siantar

Musim Hujan Ganggu Aktivitas Warga Pematangsiantar, BPBD Pantau 15 Titik Rawan Bencana

Editor: Mahadi Sitanggang
27 November 2025 | 21:23 WIB

Hujan intens melanda Pematangsiantar dan memicu potensi bencana. BPBD memantau 15 titik rawan longsor dan banjir, sementara BMKG mengingatkan dampaknya...

Read more
Sejumlah komunitas mulai bergerak untuk Tapanuli.(Simantab/ist)
Siantar

Komunitas Siantar–Simalungun Galang Bantuan untuk Tapanuli, Respons Kolekte Natal Nasional untuk Palestina

Editor: Mahadi Sitanggang
27 November 2025 | 20:48 WIB

Komunitas Siantar–Simalungun menggalang dana untuk korban bencana di Tapanuli. Sejumlah tokoh menilai solidaritas nasional perlu mencakup bantuan bagi masyarakat terdampak...

Read more
Proses mediasi keluarga Darma Washinton Munthe bersama Dinsos P3A Kota Pematangsiantar dan Pemerintah Kelurahan Asuhan Kecamatan Siantar Timur, yang berlangsung di Kantor Lurah Asuhan, Jalan Sejahtera, Sabtu (22/11/2025) lalu.(Simantab/ist)
Siantar

Protes BLT di Pematangsiantar Ungkap Dugaan Ketidaktepatan Data Penerima

Editor: Mahadi Sitanggang
24 November 2025 | 21:03 WIB

Protes BLT di Pematangsiantar ungkap dugaan ketidaktepatan data penerima dan dorongan evaluasi sistem bansos. Pematangsiantar|Simantab - Video protes yang diunggah...

Read more

Berita Terbaru

Nasional

Tak Ada Nilai Anggaran di Papan Proyek, Warga Pertanyakan Transparansi Perkuatan Tebing Sungai Bah Lombut

28 November 2025 | 18:31 WIB
Siantar

MUI Siantar–Simalungun Tegaskan Bantuan Natal untuk Palestina Tidak Langgar Aturan Agama

28 November 2025 | 17:14 WIB
Nasional

Simbol Tuan Rondahaim Kembali ke Pangkuan Simalungun, Disambut Meriah dan Penuh Kebanggaan

28 November 2025 | 17:00 WIB
Siantar

Musim Hujan Ganggu Aktivitas Warga Pematangsiantar, BPBD Pantau 15 Titik Rawan Bencana

27 November 2025 | 21:23 WIB
Siantar

Komunitas Siantar–Simalungun Galang Bantuan untuk Tapanuli, Respons Kolekte Natal Nasional untuk Palestina

27 November 2025 | 20:48 WIB
Nasional

Indonesia Catat Angka Kematian Ibu Tertinggi Ketiga di Asia Tenggara

26 November 2025 | 21:20 WIB
Simalungun

Krisis Air di Sidamanik Menguat, Dokumen Perizinan Sawit Picu Sorotan Publik

26 November 2025 | 20:39 WIB
Medan

Bupati Simalungun Tandatangani MoU Penguatan Integritas Pidana Kerja Sosial bagi Pelaku Tipiring

26 November 2025 | 13:52 WIB
Simalungun

BPBD Simalungun Tingkatkan Siaga Cuaca Ekstrem, DPRD Kritik Minimnya Penanganan Titik Banjir

26 November 2025 | 13:37 WIB
Nasional

JAPFA dan Kemenkop Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Program Pembinaan Desa

25 November 2025 | 18:11 WIB
Simalungun

PT TPL Siap Berdiskusi Usai Rekomendasi Penutupan dari Gubernur Sumut

25 November 2025 | 17:51 WIB
Simalungun

Pelantikan Pengurus Baznas Simalungun 2023–2028, Bupati Minta Kinerja Optimal

25 November 2025 | 17:33 WIB

  • Kuki
  • Etika Perilaku
  • Hubungi Kami:
  • Karir
  • Layanan
  • Pedoman Siber
  • Peraturan Pers
  • Privasi
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba berita

  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • https://uptdkor.tebingtinggikota.go.id/ckeditor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • No Result
    View All Result
    • Home
    • Live TV
    • Headline
    • Nasional
      • Budaya
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Kriminal
      • Pendidikan
      • Politik
      • Sejarah
      • Teknologi
    • Sumut
      • Asahan Batu Bara
      • Binjai – Langkat
      • Dairi
      • Danau Toba
      • Deli Serdang
      • Karo
      • Labuhan Batu Raya
      • Medan
      • Siantar
      • Simalungun
      • Tabagsel
    • Wisata
    • Dunia
    • Sehat
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Adventorial
    • Login

    © 2025
    PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
    (PT. SIMANTAB INDONESIA) .
    Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
    ☏ -
    📧 [email protected]

    rotasi barak berita hari ini danau toba berita