KORAN SIMANTAB
1 Desember 2025 | 05:36 WIB
No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KESEHATAN
  • KULINER
Beranda Nasional
Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun.(simantab/putra purba)

Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun.(simantab/putra purba)

Regrouping SD di Simalungun Perlu Kajian Mendalam

Mahadi Sitanggang Editor: Mahadi Sitanggang
27 Februari 2025 | 12:25 WIB
Topik: Nasional
0

Regrouping SD di Kabupaten Simalungun, membutuhkan kajian lebih lanjut agar dapat memberikan dampak positif bagi kualitas pendidikan.

Simalungun|Simantab – Arahan Kementerian Pendidikan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pendidikan di daerah dengan jumlah siswa yang minim, tampaknya akan dilaksanakan di Kabupaten Simalungun. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Simalungun akan melakukan regrouping Sekolah Dasar (SD).

Pengamat Pendidikan, Ari S Widodo Poespodihardjo, menilai regrouping dapat efektif meningkatkan efisiensi pengelolaan pendidikan. Namun, penting melalui kajian mendalam dan standarisasi yang jelas sebelum kebijakan ini diterapkan.

“Regrouping harus didasari analisis yang komprehensif, termasuk aspek lingkungan, sosial, dan demografi. Penggabungan sekolah yang sama-sama kekurangan siswa tidak akan efektif. Sebaiknya, sekolah dengan jumlah siswa yang minim digabungkan dengan sekolah yang sudah mapan,” ujar Ari,  Selasa (25/02/2025).

Dampak sistem zonasi, menurut dia, memperparah kondisi kekurangan siswa di sekolah-sekolah, terutama di daerah pelosok. Ia menyarankan agar regrouping tidak hanya berfokus pada efisiensi, tetapi juga pada peningkatan kualitas pendidikan dan fasilitas sekolah.

Dia menuturkan, sekolah yang sebelumnya kesulitan mendapat murid tidak serta merta akan mudah mendapatkan murid setelah di-regrouping dengan sekolah yang sebelumnya juga kesulitan mencari murid.

Sebab itu, sebaiknya sekolah yang kurang siswa itu digabung dengan sekolah yang sudah memiliki kuota siswa yang mapan.

“Akan sangat aneh jika sekolah yang sudah di-regrouping akan di-regrouping lagi. Artinyakan tidak efektif. Lalu bagaimana menentukan standarisasinya sebelum  regrouping itu dilakukan?,” terang Arrie.

Di Simalungun, rencana regrouping, membutuhkan kajian lebih lanjut agar dapat memberikan dampak positif bagi kualitas pendidikan.

“Sebaiknya regrouping itu menggabungkan sekolah yang kurang baik dengan sekolah yang sudah baik. Ini berfungsi untuk mendongkrak sekolah, baik dari kualitas pendidikan maupun fasilitas agar semakin baik. Artinya makin banyak jumlah siswanya makin banyak dana BOS yang bisa dikelola sekolah,” beber dia.

Ia menambahkan dengan konsep ersebut, regrouping  sekolah tidak hanya akan menguntungkan para siswa namun juga tenaga pendidik.

“Dari pada banyak sekolah kekurangan guru lebih baik ada sedikit sekolah dengan guru melimpah. Mengingat saat jumlah anak usia sekolah sedikit sementara jumlah sekolahnya banyak, tentu akan ada sekolah yang kekurangan atau bahkan tidak dapat murid,” terang Arri.

Kepala Disdik Simalungun, Sudiahman Saragih, membantah kebijakan itu dilakukan tanpa kajian. Ia menjelaskan, pihaknya telah berkonsultasi dengan Kementerian Pendidikan dan mempertimbangkan berbagai aspek, seperti jarak antar sekolah, aksesibilitas, dan dampak sosial.

“Kami telah membawa data sekolah dan siswa ke Kementerian Pendidikan untuk meminta arahan terkait regrouping. Awalnya, kami merencanakan regrouping bagi sekolah-sekolah yang berjarak tiga kilometer satu sama lain,” tutur Sudiahman.

Sudiahman menambahkan bahwa guru-guru dari sekolah yang di-regrouping akan dipindahkan ke sekolah yang membutuhkan, dan kepala sekolah dari sekolah yang di-regrouping akan kembali menjadi guru.

“Kepala sekolah yang sekolahnya di regrouping akan kembali jadi guru, sedangkan yang menerima siswa regrouping kepala sekolahnya tetap.” tutup Sudiahman.

Dari legislatif, Ketua Komisi IV DPRD Simalungun  Abdul Razak Siregar, mengingatkan agar proses regrouping tidak mengorbankan siswa dan sesuai dengan Permendikbud Nomor 36 Tahun 2024 tentang Pedoman Pendirian, Perubahan, dan Penutupan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Saya berharap pelaksanaan regrouping tidak bertentangan dengan aturan dan tidak mengorbankan siswa. Jangan sampai anak-anak dijadikan alat negosiasi dan kehilangan hak atas pendidikan,” tegas Abdul Razak.(putra purba)

Tags: bupati simalungundinas pendidikanRegrouping SDSimalungung
ShareTweetSendShareSendSharePinScanShare

Berita Terkait

Papan proyek tanpa nilai kontra jadi sorotan warga.(Simantab/Putra Purba)
Nasional

Tak Ada Nilai Anggaran di Papan Proyek, Warga Pertanyakan Transparansi Perkuatan Tebing Sungai Bah Lombut

Editor: Mahadi Sitanggang
28 November 2025 | 18:31 WIB

Warga Simalungun mempertanyakan transparansi proyek perkuatan tebing Sungai Bah Lombut setelah papan informasi tidak mencantumkan nilai anggaran. Pengawas dan kontraktor...

Read more
Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menerima simbol-simbol Tuan Rondahaim Saragih sebagai pahlawan nasional dari pihak keluarga.(Simantab/Putra Purba)
Nasional

Simbol Tuan Rondahaim Kembali ke Pangkuan Simalungun, Disambut Meriah dan Penuh Kebanggaan

Editor: Mahadi Sitanggang
28 November 2025 | 17:00 WIB

Penyerahan simbol-simbol Pahlawan Nasional Tuan Rondahaim Saragih Garingging kepada Pemkab Simalungun disambut meriah oleh hampir 5.000 warga di Pematang Raya....

Read more
Pemeriksaan ibu hamil dan janin dalam kandungan wajib dilakukan secara rutin.(Simantab/ai)
Nasional

Indonesia Catat Angka Kematian Ibu Tertinggi Ketiga di Asia Tenggara

Editor: Mahadi Sitanggang
26 November 2025 | 21:20 WIB

Indonesia mencatat angka kematian ibu tertinggi ketiga di Asia Tenggara. POGI mengungkap penyebab utama AKI, termasuk eklamsia, perdarahan, infeksi, dan...

Read more
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk melalui anak perusahaannya, PT Ciomas Adisatwa siap bermitra dengan KDKMP.(Simantab/ai)
Nasional

JAPFA dan Kemenkop Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Program Pembinaan Desa

Editor: Mahadi Sitanggang
25 November 2025 | 18:11 WIB

Kolaborasi JAPFA dan Kemenkop di Malang menegaskan komitmen memperkuat Koperasi Merah Putih melalui pembinaan anggota dan penyediaan akses pangan berkualitas...

Read more

Berita Terbaru

Nasional

Tak Ada Nilai Anggaran di Papan Proyek, Warga Pertanyakan Transparansi Perkuatan Tebing Sungai Bah Lombut

28 November 2025 | 18:31 WIB
Siantar

MUI Siantar–Simalungun Tegaskan Bantuan Natal untuk Palestina Tidak Langgar Aturan Agama

28 November 2025 | 17:14 WIB
Nasional

Simbol Tuan Rondahaim Kembali ke Pangkuan Simalungun, Disambut Meriah dan Penuh Kebanggaan

28 November 2025 | 17:00 WIB
Siantar

Musim Hujan Ganggu Aktivitas Warga Pematangsiantar, BPBD Pantau 15 Titik Rawan Bencana

27 November 2025 | 21:23 WIB
Siantar

Komunitas Siantar–Simalungun Galang Bantuan untuk Tapanuli, Respons Kolekte Natal Nasional untuk Palestina

27 November 2025 | 20:48 WIB
Nasional

Indonesia Catat Angka Kematian Ibu Tertinggi Ketiga di Asia Tenggara

26 November 2025 | 21:20 WIB
Simalungun

Krisis Air di Sidamanik Menguat, Dokumen Perizinan Sawit Picu Sorotan Publik

26 November 2025 | 20:39 WIB
Medan

Bupati Simalungun Tandatangani MoU Penguatan Integritas Pidana Kerja Sosial bagi Pelaku Tipiring

26 November 2025 | 13:52 WIB
Simalungun

BPBD Simalungun Tingkatkan Siaga Cuaca Ekstrem, DPRD Kritik Minimnya Penanganan Titik Banjir

26 November 2025 | 13:37 WIB
Nasional

JAPFA dan Kemenkop Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Program Pembinaan Desa

25 November 2025 | 18:11 WIB
Simalungun

PT TPL Siap Berdiskusi Usai Rekomendasi Penutupan dari Gubernur Sumut

25 November 2025 | 17:51 WIB
Simalungun

Pelantikan Pengurus Baznas Simalungun 2023–2028, Bupati Minta Kinerja Optimal

25 November 2025 | 17:33 WIB

  • Kuki
  • Etika Perilaku
  • Hubungi Kami:
  • Karir
  • Layanan
  • Pedoman Siber
  • Peraturan Pers
  • Privasi
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba berita

  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot thailand
  • slot gacor
  • slot gacor hari ini
  • slot gacor
  • slot pulsa
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba berita