KORAN SIMANTAB
27 Januari 2026 | 14:37 WIB
No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KESEHATAN
  • KULINER
Beranda Sumut Siantar
Guru SD Negeri 122390, di jalan Bahagia No 3, Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, Pematangsiantar membagikan lembar kerja kepada siswa. Sekolah terpaksa diliburkan sebagai antisipasi adanya demonstrasi.(Simantab/Putra Purba)

Guru SD Negeri 122390, di jalan Bahagia No 3, Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, Pematangsiantar membagikan lembar kerja kepada siswa. Sekolah terpaksa diliburkan sebagai antisipasi adanya demonstrasi.(Simantab/Putra Purba)

Sekolah Diliburkan karena Demo di Pematangsiantar: Proteksi atau Kegagalan?

Mahadi Sitanggang Editor: Mahadi Sitanggang
1 September 2025 | 15:14 WIB
Topik: Siantar
0

Kebijakan meliburkan sekolah di tengah situasi darurat, di satu sisi ada kebutuhan untuk menjaga keselamatan siswa. Namun di sisi lain, ada kritik terkait efektivitas dan dampak jangka panjang terhadap pendidikan.

Pematangsiantar|Simantab – Kekhawatiran akan potensi demonstrasi besar di Kota Pematangsiantar pada Senin (1/9/2025) berdampak langsung pada dunia pendidikan.

Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Dinas Pendidikan mengambil langkah drastis dengan meliburkan sebagian besar sekolah. Sebagai gantinya, para siswa diminta mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Kepala Dinas Pendidikan Pematangsiantar, Hamdani Lubis, membenarkan bahwa imbauan meliburkan sekolah telah disebarkan melalui pesan berantai WhatsApp.

“Anak-anak didik kita diarahkan untuk belajar secara daring,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Hamdani menjelaskan, kebijakan ini ditempuh demi menjaga keamanan siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Arahan dikeluarkan setelah mempertimbangkan situasi keamanan serta rencana aksi demonstrasi yang melibatkan sejumlah organisasi mahasiswa Cipayung dan pengemudi ojek online.

Pihak dinas juga meminta guru untuk memberikan arahan kepada murid mengenai materi serta teknis pelaksanaan PJJ agar kegiatan belajar tetap berjalan.

Sekolah Ambil Sikap Berbeda

Meski mayoritas sekolah mengikuti kebijakan tersebut, ada juga yang memilih langkah berbeda. Kepala SMP Swasta Cinta Rakyat 3, Elisabeth Sulistina Gultom, menyatakan sekolahnya tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar secara normal.

“Kami tetap masuk sekolah. Lokasi kami jauh dari titik demonstrasi, jadi tidak merasa perlu meliburkan,” ujarnya.

Menurut Elisabeth, keputusan itu lebih realistis karena mempertimbangkan kondisi lapangan. Ia menekankan bahwa tidak semua sekolah berada dalam posisi yang sama, sehingga kebijakan seragam belum tentu tepat.

“Jarak sekolah dari pusat keramaian atau titik demo menjadi faktor penentu. Kami berupaya memastikan pembelajaran tetap berjalan efektif tanpa gangguan kekhawatiran yang sebenarnya tidak berdampak langsung pada lingkungan sekolah,” tambahnya.

Pihaknya menilai, jika tidak ada ancaman nyata, meliburkan siswa justru akan mengorbankan waktu belajar.

Kebijakan Terlalu Pukul Rata

Langkah Pemko Pematangsiantar meliburkan sekolah secara serentak menuai kritik dari pengamat pendidikan, Muhammad Rizal Hasibuan. Ia menilai kebijakan ini terlalu terburu-buru dan bersifat pukul rata.

“Jika fondasi pendidikan mudah goyah hanya karena kekhawatiran sesaat, bagaimana dengan kualitas pendidikan kita?” tegasnya.

Menurut Rizal, pemerintah daerah seharusnya lebih kreatif. Meliburkan sekolah mestinya bukan solusi pertama, melainkan pilihan terakhir. Ia justru mengapresiasi langkah sekolah yang tetap menjalankan pembelajaran tatap muka sesuai kondisi masing-masing.

Sebagai alternatif, Rizal menyarankan penerapan sistem pembelajaran hibrida. Siswa yang berada di area rawan bisa belajar secara daring, sementara mereka yang di kawasan aman tetap bisa mengikuti tatap muka.

Selain itu, komunikasi intensif dengan aparat keamanan dinilai penting agar pemerintah mendapat informasi akurat sebelum mengambil keputusan. “Pemerintah juga perlu memberi ruang bagi kepala sekolah untuk menilai situasi di lingkungannya sendiri,” ujarnya.

Rizal mengingatkan bahwa penerapan PJJ tanpa persiapan matang bisa menimbulkan masalah baru, seperti kesenjangan akses teknologi dan menurunnya kualitas pembelajaran.

“Libur sekolah seharusnya opsi terakhir, bukan yang pertama,” tandasnya.

Dilema Antara Kehati-hatian dan Efektivitas

Kebijakan meliburkan sekolah di tengah situasi darurat memang menyimpan dilema. Di satu sisi, ada kebutuhan untuk menjaga keselamatan siswa. Namun di sisi lain, ada kritik terkait efektivitas dan dampak jangka panjang terhadap pendidikan.

Kasus ini sekaligus memperlihatkan tantangan pemerintah daerah dalam menyeimbangkan antara aspek keamanan dengan keberlangsungan proses belajar mengajar. Pertanyaannya, apakah kebijakan meliburkan sekolah benar-benar langkah protektif atau justru menunjukkan kegagalan dalam mengelola situasi dengan bijak?(Putra Purba)

Tags: Demo di PematangsiantarDinas Pendidikan PematangsiantarSekolah Diliburkan
ShareTweetSendShareSendSharePinScanShare

Berita Terkait

Ilustrasi sejumlah sekolah masih dipimpin pelaksana tugas.(Simantab/AI)
Siantar

Pengangkatan Kepsek Definitif di Pematangsiantar Sesuai Regulasi Nasional

Editor: Mahadi Sitanggang
27 Januari 2026 | 09:59 WIB

Sebanyak 32 SD dan SMP negeri di Pematangsiantar belum memiliki kepala sekolah definitif. Dinas Pendidikan menyebut proses pengangkatan masih menunggu...

Read more
Ilustrasi antara pernikahan dengan pereekonomian yang semakin sulit.(Simantab/AI)
Siantar

Kemenag Dorong Program Ayo Menikah di Tengah Kekhawatiran Ekonomi Generasi Muda

Editor: Mahadi Sitanggang
23 Januari 2026 | 17:40 WIB

Kemenag Sumut mendorong Program Ayo Menikah di tengah kekhawatiran ekonomi generasi muda. Bimbingan pra-nikah dan regulasi usia nikah diperkuat. Pematangsiantar|Simantab...

Read more
Sekda Kabupaten Simalungun Mixnon Simamora dan tokoh Sumatera Utara JR Saragih menghadiri open house GKPS.(Simantab/rel)
Siantar

Sekda Simalungun Hadiri Open House GKPS dan Ajak Jemaat Dukung Pembangunan Daerah

Editor: Mahadi Sitanggang
22 Januari 2026 | 14:33 WIB

Sekda Simalungun menghadiri Open House GKPS di Pematangsiantar dan mengajak jemaat mendukung pembangunan daerah dengan semangat baru menuju Simalungun maju....

Read more
Ilustrasi kepala sekolah di salah satu SD Negeri.(Simantab/AI)
Siantar

24 SD Negeri dan 8 SMP Negeri di Pematangsiantar Masih Dipimpin Plt Kepala Sekolah

Editor: Mahadi Sitanggang
22 Januari 2026 | 13:01 WIB

Sebanyak 24 SD Negeri dan 8 SMP Negeri di Kota Pematangsiantar masih dipimpin Plt kepala sekolah akibat pensiun dan ketatnya...

Read more

Berita Terbaru

Medan

BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Sejumlah Wilayah Sumut Siang hingga Malam Ini

27 Januari 2026 | 10:31 WIB
Siantar

Pengangkatan Kepsek Definitif di Pematangsiantar Sesuai Regulasi Nasional

27 Januari 2026 | 09:59 WIB
Simalungun

Hewan Tertabrak di Girsang Dipastikan Bukan Harimau Sumatera, BBKSDA: Itu Macan Akar

26 Januari 2026 | 17:32 WIB
Simalungun

Penataan Kawasan Parapat, Bangunan di Bibir Danau Toba Diawasi Ketat

26 Januari 2026 | 16:51 WIB
Siantar

Kemenag Dorong Program Ayo Menikah di Tengah Kekhawatiran Ekonomi Generasi Muda

23 Januari 2026 | 17:40 WIB
Nasional

Istana: Perusahaan yang Izinnya Dicabut Masih Bisa Beroperasi Demi Lapangan Kerja

23 Januari 2026 | 11:38 WIB
Nasional

Prabowo Sebut Program Makan Bergizi Gratis Segera Lampaui Produksi Harian McDonald’s

23 Januari 2026 | 11:11 WIB
Nasional

Hadiri Launching SPPG Makan Bergizi Gratis Ala Delphi, Bupati Simalungun Tekankan Standar Higienitas dan Keamanan Pangan

22 Januari 2026 | 16:29 WIB
Siantar

Sekda Simalungun Hadiri Open House GKPS dan Ajak Jemaat Dukung Pembangunan Daerah

22 Januari 2026 | 14:33 WIB
Siantar

24 SD Negeri dan 8 SMP Negeri di Pematangsiantar Masih Dipimpin Plt Kepala Sekolah

22 Januari 2026 | 13:01 WIB
wisata

Salbe Nauli, Cerita Pantai Sederhana yang Menjadi Pilihan Baru Wisata Keluarga

21 Januari 2026 | 11:26 WIB
Siantar

Pendataan Bansos Disabilitas di Pematangsiantar Berjalan, Efektivitas Pengentasan Kemiskinan Dipertanyakan

20 Januari 2026 | 12:47 WIB

  • Kuki
  • Etika Perilaku
  • Hubungi Kami:
  • Karir
  • Layanan
  • Pedoman Siber
  • Peraturan Pers
  • Privasi
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba berita

  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot thailand
  • slot gacor
  • slot gacor hari ini
  • slot gacor
  • slot pulsa
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba berita