Kantor Berita Simantab
Pusat informasi dan berita politik, ekonomi, hukum, budaya dari kabupaten karo, pakpak, dairi, toba, melayu, simalungun dan budaya jawa.

Bumi Simorangkir, Bocah 8 Tahun Ikut Aksi Jalan Kaki Toba – Jakarta

Bumi Simorangkir saat di Lampung. (Foto: Facebook)

Siantar – Aksi jalan kaki Togu Simorangkir, Irwandi Sirait dan Anita Hutagalung dari Kabupaten Toba ke Jakarta bermaksud menemui Presiden Jokowi, sudah lewat satu bulan.

Berangkat dari Balige pada Senin (14/6/2021), mereka diperkirakan 40-50 hari baru tiba di Jakarta, menempuh jarak sekitar 1.800 kilometer.

Aksi Togu cs ini didukung oleh tim, baik untuk penyiapan logistik, hingga yang bertugas mengurut kaki mereka. Komplitnya mereka disebut Tim 11. 

Di antara tim tersebut, ada seorang bocah laki-laki. Dia adalah putra Togu sendiri, bernama Bumi Simorangkir. 

Bumi, bocah kelahiran Pematangsiantar, 20 Juli 2013. Dia tercatat sebagai siswa di SD 3 Budi Mulia, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Baca Juga:

Bupati Batubara IR. H. Zahir M.AP Raih Penghargaan Manggala Karya Kencana

Satu Satunya Bupati Dari Sumatera Utara Yang Meraih Penghargaan

Pilot Wanita Indonesia Untuk Pesawat Tempur

Webinar Kementerian Pertahanan Tentang Wanita Berprestasi

Hj. Netty Br Sembiring, a Strong Mother

Berhasil Menjaga Keharmonisan Keluarga Dalam Segala Situasi

Bumi, anak ke dua dari empat bersaudara. Ikut dalam aksi jalan kaki, menyampaikan pesan langsung kepada Presiden Jokowi agar PT Toba Pulp Lestari ditutup operasinya di Kawasan Danau Toba.

Togu mengaku, putranya itu ikut atas keinginan sendiri. “Dia yang minta ikut,” kata Togu lewat chat WhatsApp, Jumat (23/7/2021).

Bumi belajar banyak selama perjalanan ini

Alasan Togu menyetujui putranya itu ikut dengan aksi yang tak ringan tersebut, karena anak-anak juga berhak atas kelestarian Danau Toba.

“Kalau bagiku, Bumi dan anak-anak di Danau Toba juga punya hak terhadap Danau Toba yang asri dan indah, tidak dirusak kaum dewasa yang egois,” tukasnya.

Selama perjalanan, Bumi kata Togu, sangat mendukung tim. Bumi memang tidak sepenuhnya berjalan kaki. Bumi layaknya anak-anak, selama perjalanan tetap bermain, bahkan membeli mainan.

“Dia kuat. Dan tetap menjadi anak-anak, beli mainan. Tapi membantu seluruh tim,” tuturnya.

Hanya saja saat tim berada di Sumatera Barat, Bumi lebih banyak jalan kaki, hampir tiap hari. Itu karena suasana di sana teduh dan sejuk. Masuk ke Provinsi Jambi, Bumi tidak jalan karena memang daerah tersebut sangat panas.

Togu punya pandangan tersendiri terhadap putranya tersebut. Dia menyebut Bumi bocah yang beruntung.

“Aku iri padanya, di saat seusianya dia punya kesempatan belajar yang luar biasa yang tidak aku miliki dulu kesempatan itu. Bumi belajar banyak selama perjalanan ini,” ujarnya.

Memasuki hari ke-40 Tim 11 sudah berada di Bakauheni, Lampung. Mereka sedang beristirahat sebelum menyeberang ke Pulau Jawa, menunggu dilakukan tes antigen.

Togu menyebut, diperkirakan Tim 11 akan tiba di Istana Presiden pada 27 Juli 2021 mendatang.[]

Top Radio Banner
Comments
Loading...

Situs ini menggunakan kuki untuk memberikan pengalaman terbaik bagi anda dalam menggunakan layanan kami. Kami memegang komitmen untuk melindungi privasi anda dan menjadikan keamanan data menjadi prioritas kami SetujuBaca Lagi