Kantor Berita Simantab
Pusat informasi dan berita politik, ekonomi, hukum, budaya dari kabupaten karo, pakpak, dairi, toba, melayu, simalungun dan budaya jawa.

Wagub Ijeck: H Anif Ingin Bangun 99 Masjid

Wagub Sumut Musa Rajekshah menjadi imam shalat jenazah sang ayah H Anif Shah yang tutup usia pada umur 82 tahun. (Foto: Andi Nasution).

Medan – Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck mengungkapkan, sang ayah H Anif Shah ingin membangun 99 masjid.

“Hari ini, Dadak (panggilan Ijeck kepada ayahanda H Anif-red) kembali ke pangkuan Allah SWT. Orangtua kami ini lahir tanggal 23 Maret 1939, berusia 82 tahun menjelang 83 tahun,” ungkap Ijeck sebelum mengantarkan almarhum H Anif ke pemakaman, Rabu (25/8/2021).

Seperti yang Dadak katakan, sambung Ijeck, bahwa langkah, rezeki, pertemuan dan maut adalah rahasia Allah. “Kita hanya bisa berencana dan hanya Allah yang maha menentukan,” tutur Ijeck.

Ijeck mengungkapkan, H Anif semasa hidupnya pernah berpesan, kalaulah dikasi Allah umur, ingin menyelesaikan sampai dengan 99 masjid.

“Dadak bilang ingin mempersiapkan kematian dirinya. Saat ini, 21 masjid sudah dan sedang dibangun. Beliau pun bilang juga ingin punya pesantren. Semoga kami, seluruh keluarga besar, bisa melanjutkan apa yang menjadi cita-citanya Dadak,” kata Ijeck lagi.

Baca Juga:

Pasar Ikan Tanjung Tiram Diresmikan Sebagai Pasar Tertib Ukur

Alat Ukur Berstandart Nasional Untuk Nelayan Akan Meningkatkan Kepercayaan Konsumen Kepada Nelayan Batu Bara

Bupati Batubara IR. H. Zahir M.AP Raih Penghargaan Manggala Karya Kencana

Satu Satunya Bupati Dari Sumatera Utara Yang Meraih Penghargaan

Sejatinya seperti Dadak yang kami kenal, semangat pantang menyerah tak pernah mengeluh

Ijeck juga mengungkapkan, beberapa minggu belakangan ini H Anif sakit, dan mereka sekeluarga sudah berikhtiar, berupaya sekepemampuan, mendatangkan dokter, merawatnya dengan baik, untuk menyembuhkannya. “Namun Allah SWT berkehendak, hari ini beliau mendahului kita semuanya,” ujarnya.

Dadak, kenang Ijeck, tak pernah sekalipun mengeluhkan sakitnya kepada keluarga, khususnya kepada dirinya.

“Baru tiga minggu terakhir ini saya tahu, dan kami terus dampingi dan rawat Dadak, berharap mendapat kesembuhan dari Allah SWT. Kami salut, bahkan walau sakitpun, Dadak tak juga mengeluh. Sejatinya seperti Dadak yang kami kenal, semangat pantang menyerah tak pernah mengeluh, terus berusaha dengan semangat. Dari yang tak punya apa-apa hingga seperti sekarang. Semangat pantang menyerah dan tak mengeluh jadi peninggalan yang paling berharga bagi kami sekeluarga,” kenang Ijeck.

Ijeck juga memohon kepada para saudara, kerabat dan seluruh masyarakat yang mengenal agar memaafkan H Anif. “Mohon dimaafkan segala kesalahan dan dosa almarhum. Semoga Allah SWT melapangkan dan menerangkan kuburnya, menerima segala amal baiknya, mengampunkan dosa dosanya, dan Dadak diberi tempat terbaik di sisi Allah SWT, aamiin,” ucap Ijeck. [Andi]

Top Radio Banner
Comments
Loading...

Situs ini menggunakan kuki untuk memberikan pengalaman terbaik bagi anda dalam menggunakan layanan kami. Kami memegang komitmen untuk melindungi privasi anda dan menjadikan keamanan data menjadi prioritas kami SetujuBaca Lagi