KORAN SIMANTAB
30 November 2025 | 00:17 WIB
No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KESEHATAN
  • KULINER
Beranda Sumut

Tangisan Warga Dairi saat Gereja Mereka akan Dijadikan Bendungan Limbah Tambang

Silverius Bangun Editor: Silverius Bangun
7 Juli 2021 | 21:09 WIB
Topik: Sumut
0

Dairi – Puluhan warga Kabupaten Dairi, Sumatra Utara, diiringi seruling, gitar dan harmonika yang dimainkan para pemuda, bernyanyi dan melantunkan doa. 

Mereka menangis, memohon pertolongan Tuhan agar memberikan kebijaksanaan kepada pemerintah, tidak memberikan izin kepada PT Dairi Prima Mineral (DPM) membangun bendungan limbah tambang di lahan gereja mereka.

Mereka adalah warga sejumlah desa di Kecamatan Silima Pungga-pungga. Menggelar aksi doa dan refleksi di depan gereja HKBP Sikhem Sopokomil, Senin, 5 Juli 2021 kemarin.

Sejumlah desa di Kecamatan Silima Pungga-pungga, seperti Desa Longkotan, Desa Bonian, Desa Panginuman, Desa Bongkaras, Desa Pandiangan dan Desa Sumbari, merupakan wilayah hulu lokasi pembangunan bendungan limbah PT DPM. Warga di sana pun khawatir dan cemas, jika kelak bendungan limbah beracun itu jadi dibangun.

PT DPM bahkan sudah memasukkan lokasi gereja sebagai bagian lahan seluas 24,13 hektare yang akan ditukargulingkan dengan HKBP, di mana lahan gereja merupakan bagian dari area bangunan bendungan limbah.

Namun, Ephorus HKBP Pdt Robin Butarbutar menolak relokasi rumah ibadah menjadi tempat limbah beracun PT DPM, melalui surat HKBP No.40/004/II/2012.

PT DPM terkesan mengabaikan surat ephorus karena di  dalam dokumen  adendum Andal, RKPL, RPL Tipe A  tahun 2019 dan tahun 2021 ada tertuang bahwa untuk kepentingan pembangunan bendungan limbah PT DPM akan  merelokasi gereja HKBP Sikhem Sopokomil.

Lokasi tempat limbah selama ini menjadi sumber berkat, sumber kehidupan, tanah yang menghasilkan kopi, jagung, manggis, durian, pinang coklat dan lain-lain

Menyusul suratnya yang pertama, pada 9 Juni 2021 Ephorus HKBP kembali mengeluarkan surat No. 1003/L15/VI/2021 tentang penolakan Rencana Relokasi HKBP Sikhem Sopokomil untuk Pembangunan Bendungan Limbah PT DPM yang ditujukan kepada PT.DPM.  

Sikap Ephorus HKBP mendapat dukungan dari banyak pihak termasuk dari warga terdampak yang berada di hilir. Kabar baik gereja dengan tegas menolak rumah ibadah dijadikan tempat limbah beracun. 

Menurut kajian ahli keselamatan bendungan limbah Dr Richard Meehan, lokasi bendungan limbah terbentuk dari struktur tanah yang tidak stabil atau terbentuk dari abu vulkanik toba atau toba tuff, berada di hulu desa dengan curah hujan yang tinggi, dekat pemukiman dan perladangan masyarakat. Sementara Dairi rawan gempa, longsor, dan banjir. 

Richard menyimpulkan pembangunan lokasi bendungan limbah tidak layak dan menimbulkan ancaman terhadap keselamatan warga. Kebijakan Pembangunan bendungan limbah yang tidak mempertimbangkan kerentanan dan aspek kebencanaan  berpotensi  mempertaruhkan keselamatan ratusan ribu jiwa penduduk Dairi, serta berpotensi besar menggusur lahan-lahan pertanian produktif, sumber air, sungai dan kawasan hutan yang semuanya sumber perekonomian utama masyarakat Dairi. 

Acara doa dan referensi bersama dipimpin Diakones Santun Sinaga. Diawali meditasi, semua peserta menundukkan kepala sambil diiringi musik.

Hamparan bukit-bukit hijau dan pemandangan hamparan sawah yang terlihat kejauhan dari halaman gereja seperti mengajak semua warga merenungkan anugerah Tuhan atas tanah Dairi yang subur dan selama ini menghasilkan pangan  dan  sebagai sumber  kehidupan. 

“Peserta refleksi menyerahkan  kekhawatiran kepada Tuhan,  kekhawatiran akan keterancaman kehidupan dari potensi kehancuran dan jebolnya bendungan limbah PT DPM ke depan yang akan berdampak atas  sumber mata pencaharian, selama ini sudah selalu disuarakan kepada para pengambil kebijakan, kepada pemerintah,” kata Diakones Sarah Naibaho dalam rilisnya, Rabu, 7 Juli 2021. 

Dikatakannya, setelah refleksi semua peserta melantunkan lagu-lagu pujian dimana juga  merupakan bagian dari doa.

Semua peserta melantunkan lagu dengan isak tangis. Gedung HKBP Sikhem menjadi saksi dari isak tangis yang meluapkan isi hati dari semua peserta yang tidak menghendaki kebijakan pemerintah yang akan membangun tempat limbah yang bisa berpotensi menjadi sumber pencemaran yang akan berdampak atas kehidupan bukan hanya bagi warga yang berada di sekitar lokasi tapi juga bagi warga yang tinggal di hilir.

“Lokasi tempat limbah selama ini menjadi sumber berkat, sumber kehidupan, tanah yang menghasilkan kopi, jagung, manggis, durian, pinang coklat dan lain-lain,” kata Sarah.

Acara kata dia, diakhiri doa penutup dibawakan Op. Gideon Sitorus. Dalam doanya dia memohon belas kasihan dari Tuhan agar pemerintah  tidak memberikan izin lingkungan kepada PT DPM. []

Tags: DairiGereja
ShareTweetSendShareSendSharePinScanShare

Berita Terkait

Ilustrasi MUI respons niat Maruarar Sirait bantu Palestina melalui kolekter natal nasional.(Simantab/ai)
Siantar

MUI Siantar–Simalungun Tegaskan Bantuan Natal untuk Palestina Tidak Langgar Aturan Agama

Editor: Mahadi Sitanggang
28 November 2025 | 17:14 WIB

MUI Kota Pematangsiantar dan MUI Simalungun menegaskan bahwa bantuan umat Kristiani dalam Perayaan Natal Nasional untuk rakyat Palestina tidak melanggar...

Read more
Hujan deras mengguyur Kota Pematangsiantar aktivitas warga sempat melambat.(Simantab/Putra Purba)
Siantar

Musim Hujan Ganggu Aktivitas Warga Pematangsiantar, BPBD Pantau 15 Titik Rawan Bencana

Editor: Mahadi Sitanggang
27 November 2025 | 21:23 WIB

Hujan intens melanda Pematangsiantar dan memicu potensi bencana. BPBD memantau 15 titik rawan longsor dan banjir, sementara BMKG mengingatkan dampaknya...

Read more
Sejumlah komunitas mulai bergerak untuk Tapanuli.(Simantab/ist)
Siantar

Komunitas Siantar–Simalungun Galang Bantuan untuk Tapanuli, Respons Kolekte Natal Nasional untuk Palestina

Editor: Mahadi Sitanggang
27 November 2025 | 20:48 WIB

Komunitas Siantar–Simalungun menggalang dana untuk korban bencana di Tapanuli. Sejumlah tokoh menilai solidaritas nasional perlu mencakup bantuan bagi masyarakat terdampak...

Read more
Penampakan tanaman sawit di 125 hektare eks lahan teh di Nagori Bandar Manik oleh PTPN IV. (Simantab/Putra Purba)
Simalungun

Krisis Air di Sidamanik Menguat, Dokumen Perizinan Sawit Picu Sorotan Publik

Editor: Mahadi Sitanggang
26 November 2025 | 20:39 WIB

Krisis air di Sidamanik semakin parah setelah debit sejumlah umbul menurun hingga 35 persen. Dokumen perizinan sawit menjadi sorotan karena...

Read more

Berita Terbaru

Nasional

Tak Ada Nilai Anggaran di Papan Proyek, Warga Pertanyakan Transparansi Perkuatan Tebing Sungai Bah Lombut

28 November 2025 | 18:31 WIB
Siantar

MUI Siantar–Simalungun Tegaskan Bantuan Natal untuk Palestina Tidak Langgar Aturan Agama

28 November 2025 | 17:14 WIB
Nasional

Simbol Tuan Rondahaim Kembali ke Pangkuan Simalungun, Disambut Meriah dan Penuh Kebanggaan

28 November 2025 | 17:00 WIB
Siantar

Musim Hujan Ganggu Aktivitas Warga Pematangsiantar, BPBD Pantau 15 Titik Rawan Bencana

27 November 2025 | 21:23 WIB
Siantar

Komunitas Siantar–Simalungun Galang Bantuan untuk Tapanuli, Respons Kolekte Natal Nasional untuk Palestina

27 November 2025 | 20:48 WIB
Nasional

Indonesia Catat Angka Kematian Ibu Tertinggi Ketiga di Asia Tenggara

26 November 2025 | 21:20 WIB
Simalungun

Krisis Air di Sidamanik Menguat, Dokumen Perizinan Sawit Picu Sorotan Publik

26 November 2025 | 20:39 WIB
Medan

Bupati Simalungun Tandatangani MoU Penguatan Integritas Pidana Kerja Sosial bagi Pelaku Tipiring

26 November 2025 | 13:52 WIB
Simalungun

BPBD Simalungun Tingkatkan Siaga Cuaca Ekstrem, DPRD Kritik Minimnya Penanganan Titik Banjir

26 November 2025 | 13:37 WIB
Nasional

JAPFA dan Kemenkop Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Program Pembinaan Desa

25 November 2025 | 18:11 WIB
Simalungun

PT TPL Siap Berdiskusi Usai Rekomendasi Penutupan dari Gubernur Sumut

25 November 2025 | 17:51 WIB
Simalungun

Pelantikan Pengurus Baznas Simalungun 2023–2028, Bupati Minta Kinerja Optimal

25 November 2025 | 17:33 WIB

  • Kuki
  • Etika Perilaku
  • Hubungi Kami:
  • Karir
  • Layanan
  • Pedoman Siber
  • Peraturan Pers
  • Privasi
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba berita

  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • https://uptdkor.tebingtinggikota.go.id/ckeditor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • No Result
    View All Result
    • Home
    • Live TV
    • Headline
    • Nasional
      • Budaya
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Kriminal
      • Pendidikan
      • Politik
      • Sejarah
      • Teknologi
    • Sumut
      • Asahan Batu Bara
      • Binjai – Langkat
      • Dairi
      • Danau Toba
      • Deli Serdang
      • Karo
      • Labuhan Batu Raya
      • Medan
      • Siantar
      • Simalungun
      • Tabagsel
    • Wisata
    • Dunia
    • Sehat
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Adventorial
    • Login

    © 2025
    PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
    (PT. SIMANTAB INDONESIA) .
    Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
    ☏ -
    📧 [email protected]

    rotasi barak berita hari ini danau toba berita