IKLAN SAMPING SIMANTAB oleh Silverius Bangun
IKLAN SAMPING SIMANTAB oleh Silverius Bangun

Musda Partai Demokrat Sudah Usai, Kader Diminta Cooling Down

Lokot nasution

Medan, Musyawarah Daerah (musda) Partai Demokrat Propinsi Sumatera Utara sudah selesai, sehubungan dengan telah diperolehnya 3 (tiga) kandidat untuk menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demkrat Propinsi Sumatera Utara yaitu Rondi Tua, Lokot Nasution dan Armyn Simatupang.

Musda tersebut diselenggarakan minggu lalu dan BPOKK DPP Partai Demokrat sudah menyelesaikan tahapan tahapan dalam pelaksanaan musda Partai Demokrat termasuk mendengar aspirasi dari seluruh DPC Partai Demokrat se Sumatera Utara.

Partai Demokrat saat ini sedang menghadapi serangan dari eksternal yaitu adanya klaim dari eksternal Partai Demokrat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Maka kader kader di Sumatera Utara diminta untuk cooling down dan mempercayakan penentuan Ketua DPD Partai Demokrat Sumut kepada tim 3 DPP Partai Demokrat yaitu Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono, Sekretaris Jendral dan BPOKK DPP Partai Demokrat.

Partai Demokrat pasti akan mengambil keputusan terbaik dalam penentuan Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara sehingga partai ini dapat melewati serangan demi serangan yang dihadapi oleh partai.

Cooling down dan kurangi perang statement antar kader sehingga tidak terjadi goncangan dalam partai sehingga mengganggu silaturahmi antar kader.

Saat ini bagi demokrat sendiri, konsolidasi antar kader Partai Demokrat menjadi sebuah hal yang vital di masa sekarang ini. Partai Demokrat harus memperkuat solidaritas antar kader.

Silverius Bangun, SE, M. Si sebagai kader Partai Demokrat dan pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat Sumatera Utara dimasa DR. JR Saragih, SH, MM mengharapkan kader kader Partai Demokrat untuk menjaga solidaritas internal.

Kebutuhan utama saat ini adalah menjaga solidaritas sesama kader dan menjalin silaturahmi intens sehingga Partai Demokrat dapat menghadapi serangan dari eksternal.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.